Rabu, 25/01/2023, 14:22:37
Cara Meningkatkan Semangat Belajar Bagi Pendidikan Di Masa Depan
Oleh: Faikohtul Zakiyah
--None--

PADA masa kini semangat belajar sangat penting bagi pendidikan di Indonesia, karena semangat belajar siswa sangat berpengaruh bagi kecerdasan bangsa. Belajar merupakan suatu proses usaha dan upaya yang dilakukan seseorang untuk memperoleh sebuah perubahan bagi dirinya.

Sedangkan belajar menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku, atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Seseorang dikatakan belajar apabila pikiran dan perasaannya aktif sehingga dapat merubah perilakunya, baik berupa pengetahuan maupun ketrampilan.

M.Sobry Sutikno mengatakan bahwa pengertian belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Dalam hal ini, perubahan adalah sesuatu yang dilakukan secara sadar (sengaja) dan bertujuan untuk memperoleh suatu yang lebih baik dari sebelumnya.

Menurut Sadirman (2011: 26-28), Secara umum tujuan belajar, yaitu: Untuk memperoleh Pengetahuan, hasil dari kegiatan belajar dapat ditandai dengan meningkatnya kemampuan belajar seseorang. Jadi, Selain memiliki pengetahuan baru, proses belajar juga akan membuat kemampuan berpikir seseorang menjadi lebih baik.

Dalam hal ini, pengetahuan akan meningkatkan kemampuan berfikir seseorang, dan begitu juga sebaliknya kemampuan berfikir akan berkembang melalui ilmu pengetahuan yang dipelajari. Dengan kata lain, pengetahuan dan kemampuan berfikir merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Proses belajar dapat dikenal melalui beberapa karakteristiknya.

Mengacu pada definisi belajar, berikut adalah beberapa hal yang menggambarkan ciri-ciri belajar; (1)Terjadinya perubahan tingkah laku (kognitif, afektif, psikomotorik, dan campuran) baik yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati secara langsung, (2) Perubahan tingkah laku hasil belajar pada umumnya akan mentap atau permanen.

(3) Proses belajar umumnya membutuhkan waktu tidak sebentar dimana hasilnya adalah tingkah laku individu, (4) perubahan tingkah laku yang tidak termasuk dalam belajar adalah hipnosa, proses pertumbuhan, kematangan, hal gaib, mujizat, penyakit, dan kerusakan fisik. (5) Proses belajar dapat terjadi dalam interaksi sosial di suatu lingkungan masyarakat dimana tingkat laku seseorang dapat berubah karena lingkungannya.

Menurut Slameto, ciri-ciri perubahan tingkah laku sebagai hasil dari proses belajar adalah; (1) Perubahan terjadi secara sadar, (2) Bersifat menetap atau continue, dan fungsional, (3) Bersifat positif dan aktif, (4) Memiliki tujuan dan terarah, (5) Meliputi segala aspek tingkah laku individu.

Adapun prinsip-prinsip belajar. prinsip belajar adalah perubahan perilaku. Perubahan perilaku sebagai hasil belajar memiliki cirri-ciri; sebagai hasil tindakan rasional instrument yaitu perubahan yang disadari, kontinue atau berkesinambungan dengan perilaku lain, fungsional atau bermanfaat sebagai bekal hidup, positif atau berakumulasi, aktif atau tetap, bertujuan dan terarah, mencakup keseluruhan potensi manusia.

Selain prinsip ada juga dampak buruk yang disebabkan kurang belajar. Dampak-dampak tersebut berpengaruh bagi kondisi kita terutama bagi para pelajar saat ini. Diantaranya; kurangnya belajar membuat kurangnya pemahaman mata pelajaran,

Selain itu dampak dari kurangnya belajar dapat menyebabkan kita menjadi gagal dalam ujian, dikarenakan kita tidak mempersiapkan diri titik ketika kita tidak mempersiapkan diri dalam ujian maka kita akan muncul rasa takut kegagalan dalam ujian atau takut mendapatkan nilai rendah, seorang individu atau berkelompok dapat melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan yaitu dengan mencontek seperti yang kita ketahui bahwa perilaku menyontek adalah perbuatan yang sangat buruk.

Selain dampak buruk ada juga manfaat dari meningkatkan belajar seperti meningkatnya pemahaman dalam mata pelajaran, dengan meningkatkan belajar dapat juga meningkatnya pola pikir belajar, dapat meningkatkan prestasi dan manifestasi para pelajar di sekolah.

Solusi dan tips meningkatnya semangat belajar bagi para pelajar; anak mampu menanamkan kemampuan dan keahlian yang tinggi, belajar dengan teknik yang efektif dan efisien misalnya belajar sambil mendengarkan musik atau juga kita melakukan latihan soal agar dapat menambah pengetahuan dalam belajar. Membuat target belajar misalnya siswa membuat jadwal pelajaran di kamar, dan pelajari teknik mengingat dengan kata kunci.

Dengan semua faktor yang ada, diharapkan para pelajar atau siswa-siswi mampu menerapkan sistem semangat belajar dan mampu meningkatkan semangat belajar bagi pendidikan di masa depan.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita