BANYAKNYA daerah Provinsi di Indonesia, tentunya memiliki keberagaman budaya yang beraneka macam, mulai dari bahasa, pakaian adat, rumah adat, Perbedaan inilah yang dapat membuat kita saling mengenal satu sama lain, antar suku dan daerah termasuk juga makanan khas daerah.
Beraneka macam makanan khas daerah di Indonesia yang dapat kita nikmati dengan cita rasa sedap dan unik, dengan penyajiannya menggunakan bahan dan bumbu rempah rempah yang khas dan cara masak yang berbeda dari daerah masing masing.
Makanan khas daerah adalah makanan yang umum dikonsumsi di suatu daerah yang cocok dengan lidah masyarakat sekitar daerah tersebut. Kelestarian makanan khas daerah sangat penting bagi suatu daerah untuk membantu sektor kuliner dan juga pariwisatanya. Saat ini di era gempuran modernisasi dan globalisasi mengancam kelestarian berbagai macam makanan khas daerah.
Lama kelamaan, makanan khas daerah semakin berpotensi terabaikan oleh generasi saar ini, generasi millenial yang lebih condong memilih makanan yang instan dan modern hal ini dapat di buktikannya dengan banyaknya generasi millenial yang pergi makan ke restoran atau caffe, gemar minum minuman instan seperti softdrink. Perilaku ini dipengaruhi oleh apa yang dia lihat, dia dengar, dan dia terima dapat di artikan mudah dipengaruhi oleh iklan makanan dan minuman itu adalah perilaku konsumsi pada generasi sekarang.
Adapun pengertian makanan khas daerah menurut Rasyid, (2004:12) makanan tradisional merupakan hasil budi daya masyarakat setempat yang di lakukan turun temurun dalam mengembangkan makanan berimbang dengan bahan bahan tumbuhan dan hewan baik melalui budi daya ataupun yang berasal dari alam sekitarnya. Sehubungan dengan hal tersebut, beragamnya jenis makanan tradisional telah membuktikan bahwa makanan telah menimbulkan ciri khas pada masing masing daerah dan suku bangsa.
Sebagai contoh ada banyak makanan khas dari Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes Jawa Tengah yaitu Kembang gempol, Ketan pencok, Kerupuk Rambak, Tegean,Kraca, Gethuk goreng, dan salah satunya adalah Sogol makanan yang satu ini cukup terkenal untuk dijadikan sarapan yang di sajikan dengan daun pisang dan di nikmati dengan lontong dan gorengan.
Sogol ini merupakan makanan yang sederhana namun memiliki cita rasa yang sangat khas nikmat dan sedap Bahan dasar pada sogol adalah Tauge nah yang seperti kita ketahui banyak sekali manfaat Tauge, kandungan gizi Tauge yang melimpah dengan kadar lemak yang rendah, tanpa kolesterol dan tanpa lemak jenuh terutama untuk kesuburan yang pasti nya aman untuk di konsumsi dan di timpa kuah parutan kelapa yang pedas atau sesuai selera.
Adapun cara pembutannya dengan menyiapkan 100 gram taoge yang sudah di rendam di air panas hingga matang, kelapa yang sudah di parut, 1 lembar daun salam, 1/2 lengkuas yang sudah di geprek dan siapkan bumbu halus 5 butir cabe merah, 4 butir bawang merah, 1 butih bawang putih, 1/2 kentur, 1/4 sendok teh terasi yang sudah di bakar, 1 1/2 sendok teh gula merah, 1/4 sendok teh garam.
Setelah bahannya sudah terkumpul, kita akan membuat sogolnya dengan langkah langkah sebagai berikut: tiriskan tauge yang sudah di rendam pada air panas lalu masukan parutan kelapan dan bumbu yang sudah disiapkan dengan tambahan air secukupnya lalu tunggu hingga kuah matang, jika sudah matang kita dapat sajikan dengan menyiapkan piring dan ambil tauge dan lontong ataupun ketupat secukupnya lalu beri kuah dan sudah dapat dinikmati dengan segelas tuangan teh anget yang cocok dinikmati.
Inilah cara membuat sogol makanan yang khas wajib di coba saat mengunjungi Bumiayu. Masih banyak penjual Sogol keliling yang dengan mudah di jumpai terutama pada pagi hari.