Kamis, 28/07/2022, 07:15:59
Manfaat Bunga-Bunga Sekitar Kita untuk Kesehatan
Oleh: Dara Septiani & Lutfi Hidayat Maulana, S.KM.,M.Si
--None--

BUNGA atau kembang adalah alat reproduksi seksual pada tumbuhan. Pada bunga terdapat organ reproduksi, yaitu benang sari dan putik. Bunga dapat muncul secara tunggal maupun bersama-sama dalam satu rangkaian. Bunga yang muncul secara bersama-sama disebut sebagai bunga majemuk. Bunga hampir selalu berbentuk simetris, yang sering dapat digunakan sebagai penciri suatu takson.

Bunga merupakan organ penting pada tanaman yang berfungsi sebagai tempat terjadinya perkembangbiakkan generatif dengan melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Fungsi bunga yang kedua adalah untuk menarik burung, serangga maupun lebah agar hinggap dan melakukan penyerbukan. Fungsi bunga pada tumbuhan yaitu untuk perhiasan tumbuhan dan tempat perkembangbiakan tumbuhan. Perhiasan tumbuhan artinya bunga memberi keindahan dan menarik perhatian makhluk lain. Bunga dikatakan jika memiliki kelopak, mahkota, benang sari, dan putik. 

Bunga memiliki susunan bagian-bagian yang beragam, namun terdapat bagian-bagian yang umumnya dimiliki oleh semua bunga.

Menurut Lulu lukyani (2021), Bunga lengkap mempunyai bagian-bagian yaitu kelopak bunga, mahkota bunga, putik dan benang sari. fungsi kelopak bunga adalah untuk melindungi kuncup bunga dan bagian-bagian bunga lainnya dari gangguan luar. Fungsi mahkota bunga adalah untuk melindungi benang sari dan putik dari gangguan luar. Fungsi benang sari sebagai alat reproduksi jantan pada bunga. Fungsi putik sebagai alat reproduksi betina.

Bunga melati adalah tanaman bunga hias yang berupa perdu.

Menurut Shrivastav P., George,.N (1988) Bunga ini mempunyai batang tegak merayap yang hidup menahun dan memiliki daun berwarna hijau dan berbentuk membulat. Bunganya berbentuk kecil, umumnya berwarna putih, dan berbau harum dengan mahkota bunga selapis atau menumpuk. Bunga ini dapat berbunga sepanjang tahun dan tumbuh subur pada tanah yang gembur, asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Melati bisa dikembangbiakkan dengan cara stek. Tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Melati mengandung senyawa senyawa dan unsur kimia yang bermanfaat bagi pengobatan.Kandungan kimia yang ada di dalamnya antara lain indo, benzyl,dan livalylacetaat. Bunga melati memiliki khasiat-khasiat tertentu bagi kesehatan diantaranya sakit mata, demam, sakit kepala, sesak napas, dll.

Cara mengosumsi bunga melati untuk pengobatan sakit mata yang ringan, seperti mata merah atau belek karena iritasi, bisa diatasi dengan segengam daun melati. Adapun cara-caranya adalah ambil 1 genggam daun melati, tumbuk halus, kemudian tempelkan pada dahi, bila sudah mengering, gantilah dengan yang baru, lalu ulangi sampai sembuh. Cara mengomsumsi bunga melati untuk pengobatan demam dan sakit kepala, adapun caranya adalah ambil 1 genggam daun melati dan 10 kuntum bunga melati, campur semua bahan, remas-remas dengan tangan, lalu rendam dengan air di dalam rantang. Cara menggunakanya air rendaman ini digunakan untuk kompres di dahi. Cara mengonsumsi bunga melati untuk pengobatan sesak nafas yaitu dengan cara ambil 20 lembar daun melati dan garam secukupnya, rebus bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, lalu saring. Cara menggunakanya tempelkan di sekitar payudara secara melingkar, setiap pagi sebelum mandi.

Menurut Novita L (2008) Bunga mawar merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2-5m. bunga ini juga memiliki batang berduri yang berbentuk seperti pengait. Ini berfungsi sebagai pegangan ketika merambat atau memanjat pada tumnuhan lainnya. Mawar mengandung bahan kimia diantarannya tannin, geraniol, nerol, asam geranik, flavonoid, vit B, C, E, dan K. Mawar mengandung minyak yang merupakan salah satu jenis minyak atsiri.

Minyak atsiri ini diperoleh sebagai hasil dari proses penyulingan dan penguapan lumutan daun-daun mahkota bunga mawar. Bunga mawar memiliki khasiat-khasiat tertentu bagi kesehatan diantaranya sebagai pengobatan batuk kering, haid tidak teratur, nyeri haid, bengkak, dll. yang pertama cara pemakaian bunga mawar untuk penyembuhan penyakit batuk kering cara pemakaiannya dengan mengambil 10g mawar kering dan 30g gula batu, cuci bersih bunga mawar kering, kemudian rebus kedua bahan hingga setengah masak atau keluar airnya, kemudian saring, lalu minum saat masih hangat. Cara pemakaian bunga mawar untuk penyembuhan nyeri haid yaitu dengan mengambil 15g bunga mawar dan 15g daun dewa, cuci bersih, rebus dengan 600cc air hingga tersisa 300cc, kemudian saring, diminum 2 kali sehari. Kemudian cara pemakaian bunga mawar untuk penyembuhan bengkak yaitu dengan cara ambil 2-3 bunga mawar dan 30 daun sembung, cuci bersih kedua bahan tersebut, rebus dengan 600cc air hingga tinggal separuhnya, minum 2 kali sehari sesudah makan (untuk bengkak di kaki akibat sirkulasi darah tidak lancar).

Teratai adalah tanaman air menahun yang indah. Ciri-ciri tanaman teratai adalah memiliki daun yang menggembang di permukaan air yang tenang, serta menjulang tegak seperti perisai. Bunganya yang indah dengan beraneka ragam warna. Bunga teratai dan benang sarinya mengandung luteolin, quercetin, isoquercetin, dan kaempferol. sedangkan Biji bunga teratai mengandung banyak pati, lemak, karbohidrat, kalsium, dan fosfat. Semua bagian dari bunga teratai mempunyai khasiat. Sehingga daun, rimpang, tangkai, bunga, benang sari, biji, penyanga bunga, dan tunas biji tidak terbuang percuma. Diantaranya membantu mengobati batuk darah dan muntah darah, muntah dan diare, darah tinggi, mimisan, dll. Cara pemakaian untuk pengobatan untuk batuk darah dan muntah darah dengan mengambil rimpang teratai, cuci bersih, lalu dijus sampai terkumpul 1 gelas berukuran 200cc, lalu minum dan lakukan selama 3-5 hari berturut-turut. Cara pemakaian untuk pengobatan muntah dan diare yaitu ambil 50g rimpang teratai dan 15g jahe, cuci bersih, lalu dijus atau diparut, kemudian ambil airnya, minum sehari 3 kali. Cara pemakaian untuk pengobatan darah tinggi diantaranya adalah ambil 10g biji teratai dan 15g tunas biji teratai, kenudian rebus dengan 350cc air sampai tersisa 200cc, minumlah setiap hari sebagai teh.

Kemudian cara pemakaian untuk penyembuhan mimisan yaitu dengan cara ruas akar teratai dicuci bersih, lalu dijus. Selanjutnya, air di teteskan ke hidung.

Bunga kamboja atau semboja adalah sekelompok tumbuhan dalam genus plumeria. Bunga kamboja termasuk tanaman sekulen (banyak mengandung air dan terkenal banyak getahnya). Bunganya yang harumnya sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya 5 helai. 

Menurut Prof. Hembing (2000) Bunga kamboja juga mengandung beberapa senyawa kimia yang terkandung dalam batang, bunga dan daun. Kandungan kimia yang sudah terdentifikasi yaitu geraniol, sintronelol, fenil alcbobol, dll. Manfaat farmakologi dalam bunga kamboja yaitu diantaranya bunga kamboja yang diseduh bersama teh atau tanpa teh dipercaya bermanfaat memberikan efek adem, sejuk, dan baik bagi pencernaan. Getah bunga kamboja bermanfaat sebagai antibiotik. Daun bunga kamboja dimanfaatkan sebagai obat bisul. Cara pemakaiannya adalah ambil daun kamboja yang masih muda dan segar dipanaskan dipanaskan diatas api hingga layu, kemudian diolesi dengan sedikit minyak zaetun. Selanjutnya, daun tersebut di tempelkan pada bisul selagi panas, ulangi hingga bisul mengempes.

Bunga matahari adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir. Bunga tumbuhan ini sangat khas besar, biasanya berwarna kuning terang, dan kepala bunga yang terang. Di indonesia, Bunga matahari dikenal sebagai bunga hias. Cara merawatnya pun tidaklah susah. Sebab tidak memerlukan perawatan khusus , dan hanya memerlukan pemupukan, pengaliran, dan pembasmian gulma. Bunga matahari mempunyai berbagai macam kandungan manfaat ini tentunya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Selain mengobati penyakit luar, seperti sakit bisul dan campak, bunga itu juga bisa mengobati penyakit dalam, misalnya reumatik, sulit buang air besar dan disentri. Bunga matahari mempunyai kandungan kuersimetirin, sianidinmono glukosida, xantofil, dah kholina. Cara pemakaian untuk pengobatan reumatik caranya dengan merebus kepala bunga matahari sampai menjadi kanji, lalu tempelkan pada daerah yang sakit. Cara pemakaian untuk pengobatan disentri dengan menyeduh 30g biji bunga matahari selama 1 jam, lalu angkat, kemudian tambahkan gula batu secukupnya. Cara pemakaian bunga matahari untuk penyembuhan sulit buang air besar dengan merebus 15-30g akar pada bunga matahari, lalu minum airnya.

Bunga tulip merupakan tumbuhan tahunan umbi yang tingginya antara 10-70cm, daunnya berlilin, berbentu sempit dan memanjang berwarna hijau nuansa kebiru biruan, dan bungannya berukuran besar terdiri 6 helai daun mahkota. Berbunga saat musim dingin sekitar bulan maret sampai april. Bunga tulip mempunyai kandungan senyawa linalool dapat menghasilkan efek sedatif atau penenang. Bunga tulip bisa digunakan oleh penderita anemia , memar, tekanan darah tinggi dan darah rendah. Bunga tulip juga dapat digunakan untuk mengobati sakit punggung, parasit dalam darah, dan kepekatan darah tidak normal. Cara pengobatannya dengan memakan umbi bunga tulip atau memasak umbi tulip.

Bunga tidak hanya digunakan sebagai hiasan saja, aroma bunga dapat dimanfaatkan sebagai pengaharum. tetapi bunga juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan dan mempunyai manfaat yang luar biasa jika dikonsumsi.Dalam buku karya Yuliah (2006) Bunga merupakan bentuk khas yang dimiliki oleh kebanyakan tumbuhan, Bunga merupakan bagian tanaman. Selain cantik, bunga juga kaya akan hormon tanaman. Dimana bunga di olah sebagai obat untuk beberapa penyakit dan dijadikan pengobatan tradisional. Bunga yang bisa dimakan diatas memiliki senyawa anti radang dan juga antioksidan tinggi yang baik untuk kesehatan.

(Dara Septiani adalah mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita