Minggu, 24/04/2022, 06:07:37
KPMD Pusat Gelar Ngaji Jurnalistik dan Sekolah Anggaran. Ini Pematerinya..
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO

KPMDB Pusat menggelar kegiatan "Ngaji Jurnalistik dan Sekolah Anggaran" selama tiga hari terakhir di Markas GEBRAK (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Pusat menggelar kegiatan "Ngaji Jurnalistik dan Sekolah Anggaran" yang telah berlangsung selama tiga hari terakhir di Markas GEBRAK, Jalan Taman Siswa Brebes, Jumat-MInggu 22-24 April 2022.

Nampak para peserta yang sebagian besar dari kalangan aktivis mahasiswa, terutama dari KPMDB ini, sangat antusias mengikuti materi-materi pelatihan yang diberikan oleh beberapa narasumber.

Seperti narasumber pelatihan jurnalistik yang diisi oleh mantan jurnalis senior yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, yakni Muamar Riza Pahlevi.

Kemudian narasumber pelatihan sekolah anggaran yang diisi oleh Koordinator Badan Pekerja GEBRAK, yakni Darwanto yang sekaligus sebagai CSO Open Goverenment Partnership Indonesia, memberikan materi pengantar tentang anti korupsi.

Dalam kegiatan ini, para peserta juga serius saat pemateri lainnya, seperti dari Kepala Inspektorat Kabupaten Brebes, Drs. Nur Aris Haris Yuswanto, M.Si, memberikan materi terkait partisipasi publik dalam pengawasan pengelolaan keuangan daerah.

Termasuk saat pemateri lainnya yang diberikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Brebes, Yunus Awaludin, S.H. I  tentang filosofi anggaran dan materi yang disampaikan oleh advokat dan konsultan hukum, Rifan Azam Amrulloh, S.H tentang membedah APBD, mereka sangat antusias mendengarkannya.

Ketua Umum KPMDB Pusat, Egi Tomi Ramendha mengatakan, Ngaji Jurnalistik dan Sekolah nggaran tersebut dilaksanakan untuk mengisi kegiatan di bulan ramadhan 1443 Hijriah/2022.

"Kami berharap para mahasiswa, terutama yang tergabung dalam KPMDB seperti dari  Jakarta, Cirebon, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Salatiga, Yogyakarta dan Kediri yang hadir ini, ketika menulis gagasan jurnalistik dan pengawasan anggaran daerah atau pemerintah bisa lebih baik dan bijak dalam melakukannya," kata Egi, yang juga mahasiswa dari Universitas PGRI Semarang ini. 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita