Sabtu, 23/04/2022, 23:16:27
Kingking-Paramitha Berbagi Ratusan Nasi Bungkus dan Takjil di Lapas
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Pengusaha Muda di Kabupaten Brebes, Kingking Trahing Kusuma membagikan ratusan nasi bungkus dan takjil. (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Pengusaha Muda di Kabupaten Brebes, Kingking Trahing Kusuma bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Paramitha Widya Kusuma, yang merupakan anak dari Mantan Bupati Brebes Indra Kusuma berbagi bersama di bulan ramadhan.

Kingking membagikan nasi kotak sebanyak 250 bungkus kepada warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Brebes. Kemudian, Paramitha membagikan 759 takjil di Jln. Raya P. Diponegoro, Kecamatan Bumiayu.

"Ini adalah kegiatan untuk berbagi di bulan Ramadhan, dan ini adalah perintah dari Ketua DPC PDIP Brebes, Bapak Haji Indra Kusuma," ujar Kingking, Sabtu 23 April 2022.

Menurutnya, jika melihat dan menjiwai rasa kemerdekaan. Pihaknya ingin berbagi dengan seluruh narapidana yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan itu.

Para napi tentu ada rasa kemerdekaannya yang terkekang dikarenakan faktor kesalahan yang telah dilakukan. Untuk itu, Kingking berharap kesalahan yang mereka lakukan tidak diulang kembali.

Sementara itu, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan, pemberian takjil  merupakan bentuk kepedulian Partai PDI Perjuangan kepada para pengguna jalan yang melintas disepanjang jalan Bumiayu.

"Kebetulan untuk lebih memeriahkan acara, kami mengajak seniman jaran kepang untuk ikut bersama-sama menghibur sekaligus bagian dari eksistensi menghidupkan nilai-nilai politik kebudayaan. Karena pertunjukan jaran kepang di daerah kami wujud kearifan lokal yang harus di jaga dan selalu ada,” kata Paramitha.

Menurutnya, gerakan sosial dengan membagikan takjil konsep seperti ini, pihaknya ingin memberikan pesan bahwa politik tak hanya soal pemilu semata. Melainkan, politik juga hadir ditengah masyarakat dengan nilai-nilai politik sosial, politik kebudayaan, politik gotong royong yang humanis, esoteris sehingga wajah politik di Indonesia tak suram dan tak polarisasi atau terbelahnya masyarakat.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita