Mardiyanto, Kepala SMK Ma'arif NU Paguyangan, Kabupaten Brebes (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Ibadah puasa Ramadhan yang saat ini sedang dijalani oleh umat muslim memiliki banyak manfaat dalam berbagai dimensi. Dalam ranah keimanan dan ketakwaan, puasa bertujuan untuk mencapai derajat ketakwaan seseorang.
"Puasa juga bermanfaat dalam dimensi sosial yang akan mengembangkan nilai-nilai sosial bagi mereka yang menjalankan puasa," ujar Mardiyanto SAg MSi kepada PanturaNews, Kamis 07 April 2022.
Lebih lanjut, Mardiyanto yang Kepala SMK Ma'arif NU Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini mengatakan, puasa di bulan Ramadhan bagi siswa dapat menjadi penguat untuk menanamkan pendidikan karater. Terutama karakter sabar dalam menghadapi permasalahan belajar. Kegiatan belajar dengan kelelahan jasmani dan rohani harus dilakukan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
"Maka biasanya peserta didik tetap diwajibkan belajar selama bulan puasa walaupun hanya beberapa hari," katanya.
Bagi siswa puasa dapat membentuk budaya disiplin terhadap waktu dan aturan yang ada. Kemudian manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Karena puasa di bulan Ramadhan memiliki aturan dan aturan tertentu.
"Jika syarat dan rukun puasa tidak terpenuhi, maka batallah puasanya. Membatalkan ibadah atau mengurangi nilai ibadah," terang Mardiyanto.
Dikatakan, puasa dalam dimensi sosial mengandung nilai empati terhadap sesama manusia. Merasakan betapa tidak enaknya menahan lapar dan haus di siang hari seperti yang sering dialami oleh mereka yang hidup dalam kekurangan.
Puasa dapat menjadi sarana untuk menerapkan nilai-nilai mata pelajaran pendidikan agama Islam, juga dapat menerapkan pelajaran pendidikan jasmani dan rohani.
"Mudahnya, puasa di bulan Ramadhan juga menjadi wahana bagi kesehatan jasmani dan rohani peserta didik," pungkas Mardiyanto.