Warga terdampak banjir luapan di dua sungai, yaitu sungai Erang dan Keruh Desa Kalierang mengungsi ke posko di dua desa. (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)
“Informasi dari relawan PMI di lokasi banjir, ada 90 jiwa yang mengungsi, 8 di antaranya lansia dan 3 balita,"
PanturaNews (Brebes) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencatat berdasarkan laporan sementara yang diterima akibat banjir luapan di dua sungai, yaitu sungai Erang dan Keruh Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, membuat puluhan warga yang terdampak mengungsi.
"Informasi yang kami terima sementara dari relawan kami (PMI) di lokasi banjir tadi, ada 90 jiwa yang mengungsi, 8 di antaranya lansia dan 3 balita," ujar Staf Bidang Penanggulangan Bencana dan Pelayanan PMI Kabupaten Brebes, Bagus Prasojo saat dikonfirmasi PanturaNews.Com, Sabtu 26 Februari 2022 malam.
Menurut Bagus, warga yang mengungsi sementara menempati 2 posko yang telah disiapkan, yakni posko di dua desa yang terdampak banjir.
"Tapi, ini baru informasi yang saya terima dari relawan kami yang di lokasi banjir," terangnya.
Terkait dengan banjir yang menyebabkan puluhan jiwa mengungsi dan 3 rumah dikabarkan roboh, relawan dari PMI dengan dibantu pihak-pihak terkait saat ini tengah membantu atau mengevakuasi warga yang terdampak banjir.