Polisi langsung menyelidiki sesosok mayat bayi yang tergeletak di tepi jalan di halaman sebuah rumah kosong di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes. (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)
“Pasalnya jepitan pada bayi yang baru dilahirkan, biasanya hanya dimiliki dan dilakukan oleh tenaga medis,”
PanturaNews (Brebes) - Kasus penemuan mayat bayi perempuan di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang menghebohkan warga setempat dan pengguna jalan, langsung di evakuasi oleh Petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Brebes, Jumat 25 Februari 2022.
Selanjutnya, polisi yang mendapat laporan dari warga atas penemuan mayat bayi perempuan tak bordosa itu, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad bayi ke RSUD Brebes.
“Kami telah memintai keterangan para saksi dan mengumpulkan barang bukti lainnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Brebes Iptu Iwan Sujarwadi, Jumat 25 Faberuari malam.
Menurutnya, dari hasil penyelidikan sesosok bayi yang meninggal dunia tersebut, Polisi menemukan sebuah jepitan bayi berwana biru.
"Kami curiga sebelum bayi dibuang, kemungkinan besar telah dilakukan tindakan medis. Pasalnya jepitan pada bayi yang baru dilahirkan, biasanya hanya dimiliki dan dilakukan oleh tenaga medis,” ungkapnya.
Meski begitu, Polisi akan melakukan penyelidikan kasus pembuangan bayi berjenis perempuan dengan berat 2,5 Kg dan panjang 45 centimeter. Hal itu untuk mengungkap siapa pelaku yang sengaja membuang bayi yang diduga dari hasil dari hubungan gelap (Hugel) itu.
“Doakan saja, kami secepatnya bisa menangkap pelaku pembuangan bayi,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, adanya sesosok mayat bayi perempuan yang mengundang rekasi warga itu, ditemukan didepan halaman sebuah rumah kosong milik Roasih, warga setempat.
Di mana, penemuan bayi itu berawal dari kecurigaan warga, Eny Haryati (71) yang akan membuang sampah di depan rumahnya. Saat hendak membuang sampah itulah, tiba-tiba dikejutkan ada sesosok bayi tergeletak didepan rumah tetangga.
“Saat itu juga saya kemudian langsung melaporkan ke keluarga saya untuk mengecek dan setelah dilihat bayi sudah meninggal dan telah dikerubuti banyak semut,” ujar Eny.