Sabtu, 05/02/2022, 21:53:25
Marak Terjadi Gempa, Edukasi Mitigasi Menjadi Hal Utama
Oleh: Divana Anis Sabilla
--None--

MENYAMBUT tahun baru 2022 di Indonesia, masyarakat Indonesia disambut dengan adanya berbagai bencana alam, mulai dari banjir, angin puting beliung, tanah longsor bahkan tak sedikit kota besar di Indonesia yang mengalami bencana gempa bumi.

Tercatat di bulan Januari ada 11 kali bencana gempa yang melanda berbagai kota di Indonesia. Dimulai di tanggal 9 Januari gempa bermagnitudio 4,5 yang melanda kota Tobelo provinsi Maluku utara, selang satu hari gempa mulai terjadi lagi tepatnya di tanggal 10 Januari yang melanda Sulawesi Tengah, hingga gempa yang cukup besar bermagnitudio 6,7 SR melanda Banten, Jakarta dan sekitarnya.

Tentunya hal ini menyebabkan banyak kerugian baik material maupun non material. Pasalnya dari pihak BMKG sendiri telah mempredisikan jika tahun 2022 merupakan tahun yang rawan dan kerap terjadi banyak bencana alam terutama bencana alam gempa bumi.

Bencana gempa bumi sudah menjadi hal biasa dan hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia. Karena Indonesia sendiri merupakan wilayah yang rawan akan terjadinya gempa bumi. Indonesia memiliki banyak gunung aktif dan disamping itupula letak Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng utama yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indoaustralia dan lempeng Pasifik. Dari tahun pertahun gempa di Indonesia bisa terjadi dalam jumlah ribuan baik itu gempa bumi berskala kecil maupun gemba bumi berskala besar.

Untuk menghadapi berbagai bencana alam tersebut, masyarakat Indonesia harus memperhatikan betul langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadinya bencana maupun sesudah bencana. Edukasi mitigasi bencana menjadi hal utama.

Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membangun budaya sadar bencana. Edukasi mitigasi terkait bencana khususnya bencana gempa bumi harus lebih diperkuat dan ditanamkan sejak dini. Masyarakat Indonesia seharunya sudah memulai untuk membudayakan perilaku sadar bencana.

Disamping itu pula pemerintah juga memiliki peranan yang penting yaitu dalam menyebarkan edukasi mitigasi bencana dengan cara menyediakan pelatihan-pelatihan penyelamatan yang bisa dilakukan jika gempa bumi terjadi. Tentunya hal ini akan membentuk kebiasaan yang bermanfaat bagi masyarakat ketika gempa bumi yang sebenarnya terjadi.

Jika edukasi dan mitigasi bencana gempa bumi ini terus digencarkan dan disebarluaskan, maka korban yang berdampak baik materia; maupun non material akan bisa dihindari ketika gempa bumi terjadi.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita