Sabtu, 29/01/2022, 00:57:02
Waspadai Varian Covid Baru! WHO Beri Peringatan
Oleh: Muhammad Muhtadin
--None--

PANDEMI covid-19 ini nyatanya sampai detik ini masih ada dan belum berakhir. Seperti yang beredar kabar baru-baru ini covid-19 ternyata mempunyai varian baru yang relative lebih berbahaya serta mengakibatkan gejala yang semakin susah dibedakan dengan penyakit biasa pada umumnya dan bahkan ada varian baru yang memperparah gejala infeksi covid-19.

Karena maraknya hal tersebut Organisasi kesehatan dunia (WHO) akhirnya mengelompokkan beberapa varian baru virus covid-19 menjadi dua kelompok diantaranya varian of interest (vol) yang terdiri dari varian Mu, Eta, Lota, Kappa, dan Lamb sedangkan varian of concern (voc) terdiri dari Delta, Alpha, Beta, Gamma dan yang terbaru adalah varian Omicron.

Varian omicron ini kasus pertamanya ditemukan di Afrika Selatan pada bulan November 2021 oleh dokter yang bernama Angelique Coetzee. Dokter tersebut mengatakan bahwa pasien yang terkena virus covid-19 varian omicron ini tidak mengalami gejala berat seperti varian virus lainnya, namun varian omicron ini bisa menularkan lebih cepat jika dibandingkan dengan varian lainnya.

Untuk itu organisasi kesehatan dunia (WHO), memperingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak percaya terhadap teori bahwa virus itu akan tetap bermutasi dan hanya mengakibatkan gejala ringan, apalagi varian ini dinyatakan membuat perlindungan vaksin menjadi kurang efektif.

Menanggapi hal tersebut, pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDS) AS menemukan bahwa dosis booster vaksin Pfizer 90% efektif untuk mencegah rawat inap dari omicron, 14 hari sesudah suntikan ketiga diberikan.

Dosis lain yaitu 75% efektif untuk mencegah infeksi simtomatik dari omicron dua sampai dengan empat minggu sesudah suntikan ketiga, menurut data dari badan keamanan kesehatan Inggris yang diterbitkan pada awal januari.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita