Kamis, 02/09/2021, 13:34:06
Genjot Vaksinasi, Dewi Aryani: Tak Pandang Bulu, Semua Harus Divaksin
-LAPORAN SL. GAHARU

Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani memantau pelaksanaan vaksinasi di desa-desa dengan menggelorakan semangat “Yuk Kita Vaksin, Bersama Pulihkan Indonesia”. (Foto: Dok/Tim DeAr)

“Sasaran vaksinasi kali ini puluhan ribu orang di 200 titik di 18 kecamatan. Setiap titik saya sediakan 200 dosis dengan melibatkan ratusan nakes,”

PanturaNews (Tegal) - Selain agar herd immunity terbentuk, juga karena antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan vaksin Covid-19, maka harus digenjot dan gasspol serta mendapat perhatian serius.

Demikian dikatakan Anggota DPR RI Komisi IX, Dr. Hj. Dewi Aryani. M.Si saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Desa Karangmulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis 02 September 2021.

“Kita harus bantu masyarakat. Tidak pandang bulu dari golongan manapun dan kelompok manapun, semua yang masuk dalam prioritas divaksin, harus segera mendapatkan vaksin,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Mulai September 2021 ini, Dewi Aryani menggelar kembali vaksinasi Covid-19 di 200 titik merata di 18 kecamatan di Kabupaten Tegal. Sebelumnya, sepanjang bulan Agustus 2021 kemarin, juga telah menggelar vaksinasi untuk 17.200 orang di 160 titik.

“Sasaran vaksinasi kali ini yakni sekitar 33.000 orang, dengan melibatkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal. Setiap titik saya sediakan 200 dosis,” tutur Dewi Aryani.

Dikatakan Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengan IX yang meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal ini, vaksinasi massal untuk masyarakat digelar di balaidesa masing-masing.

“Jadi mulai hari ini sepanjang bulan September, saya genjot vaksinasi biofarma atau sinovac untuk usia 12 tahun keatas, baik untuk vaksin dosis pertama maupun dosis ke dua,” jelas Dewi Aryani.

Pada hari pertama ini, Dewi Aryani memantau secara maraton dimulai dari Desa Karangmulya, Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi. Bupati Tegal, Hj. Umi Azizah juga turut memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Mejasem Barat dan desa lainnya.

Pemantauan dilanjutkan ke Desa Talok dan Curug, Kecamatan Pangkah. Desa Mejasem Barat, Mejasem Timur, Kemantran, Dinuk dan Ketileng Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

“Harapan saya mulai tokoh masyarakat, kepala daerah hingga kepala desa mendukung upaya ini agar warga semua mendapatkan perlindungan kekebalan tubuh secepatnya,” tegas Dewi Aryani.

Pada kesempatan itu, Dewi Aryani menjelaskan dalam waktu dekat juga akan segera mengupayakan memperjuangkan untuk vaksinasi di sekolah-sekolah baik SMP, SMA maupun SMK se Kabupaten Tegal.

“Jumlahnya untuk siswa SMP sebanyak 47.566 siswa, SMA sebanyak 11.523 siswa dan SMK sebanyak 37.971 siswa,” terang Dewi Aryani.

Dewi Aryani juga menggelorakan semangat “Yuk Kita Vaksin, Bersama Pulihkan Indonesia”. Maknanya semua pihak bersama-sama harus bergotong royong menyukseskan program kesehatan melalui vaksinasi covid -19, agar Indonesia segera terbebas dari virus Covid-19.

“Dengan begitu semua lini kehidupan kembali normal dengan cara baru, dimana walaupun sudah di vaksin namun protokol kesehatan tetap harus secara disiplin di tegakkan,” tandas Dewi Aryani.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita