Rabu, 01/09/2021, 10:54:41
Keefektifan Sistem Pembelajaran Daring di Masa Pandemi
Oleh: Isti Yunita Safitri
--None--

PENYEBARAN Coronavirus/Covid-19 yang semakin cepat, menyebabkan segala hal peraturan harus disesuaikan situasi dan kondisi yang ada.

Terlebih di masa Pandemi Covid-19 ini, pemberlakuan E-Learnning, stay at home demi memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dan pandemi belum selesai, menyebabkan pembelajaran daring masih terus dilakukan sampai saat ini.

Covid-19 menyerang Indonesia dari mulai tahun 2019 sampai sekarang 2021, penyebaran dan penularan dari virus tersebut  yang terbilang sangat cepat dan tak bisa dikendalikan secara langsung dan harus perlahan, step by step dan harus dilakukan secara continue demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini

Sistem pembelajaran daring yang menjadi salah satu dampak masa pandemi Covid-19 ini. Pembelajaran daring (dalam jaringan) dimana sistem belajar mengajar dilakukan tanpa tatap muka secara langsung, bisa dilakukan dirumah/dimana saja tanpa terikat tempat. Peran gudget, kuota internet yang menjadi celah keberlangsungan pembelajaran daring dimasa pandemi seperti saat ini.

Pembelajaran yang sebelum adanya masa pandemi dilakukan secara langsung, secara tatap muka, sistem belajar mengajar dilakukan ditempat, dikelas bertemu langsung antara tenaga pendidik dan juga peserta didik, adanya interaksi secara langsung dan jika ada yang belum dipahami dengan baik mereka bisa bertanya dan bisa dijelaskan secara langsung.

Segala macam adaptasi di pembelajaran daring menjadikan hal awam yang harus dimengerti, dipahami bersama-sama. Kegagapan serta kegugupan terhadap bentuk adaptasi baru menjadikan hal yang harus dimaklumi dan dipahami bersama-sama pula, penggunaan aplikasi serta bagaimana agar pembelajaran tetap dilaksanakan meskipun secara daring(dalam jaringan) tanpa interaksi secara langsung akan tetapi pembelajaran secara online tanpa adanya interaksi langsung dalam pembelajaran tersebut.

Kurang lebih hampir 2 tahun lamanya, arus pendidikan dan juga pembelajaran menggunakan sistem E-Learning/daring/online. Kuota dan sinyal menjadikan hal yang tak bisa dialihkan dari pembelajaran daring dimasa pandemi ini.

Keterbatasan komunikasi secara langsung dalam mengajar terhadap peserta didik pun terkadang muncul. Hal tersebut tidak boleh menjadikan alasan dasar dalam menghambat proses pembelajaran. Lantas bagaimana tingkat keefektifitasan pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19 ini?

Menurut saya tingkat keefektifan di masa pandemi ini dalam sistem pembelajaran daring menurun, karena pemahaman peserta didik tidak bisa dilihat/dipantau secara langsung oleh tenaga pendidik.

Menurun bukan saja terlihat dari nilai, akan tetapi esensi sekolah yang ingin dirasakan seperti bercengkrama, berkomunikasi, bersendau gurau, berdiskusi langsung antar tenaga pendidik dengan siswanya ataupun siswa satu dengan lainnya, hanya bisa dirasakan secara online/tanpa tatap muka.

Seperti itu pendapat dan saran menurut penulis mengenai tingkat keefektifan sistem pembelajaran daring di masa Pandemi Covid-19 yang menurun dari segi keminatan belajar, maupun tingkat pemantauan tenaga pendidik terhadap peserta didiknya karena masih dilaksanakan secara daring/online.

(Isti Yunita Safitri adalah Mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita