Mohammad Muslim (kiri) bersama Yunus Al Imron.
Melihat sosok Anggota DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah yang duduk di Komisi II ini, orangnya gampang tertawa. Dia adalah Mohammad Muslim, asli Sumurpanggang, Kecamatan Margada, Kota Tegal.
Awalnya tak menyangka kalau Muslim terpilih menjadi anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Margadana, dari Partai Golkar. Karena sebelumnya, memang dia tak masang gambar baliho yang besar, apalagi stiker di rumahnya pun sepi-sepi saja. Sebab selama ini kehidupan Muslim seolah hilang dari pergaulan di Kota Tegal,
Selama beberapa tahun terakhir, Muslim yang mantan Lurah Sumurpanggang sempat hilang. Konon, dari candaan, entah dimana ia melakukan pertapaannya. Kebetulan penulis tak sengaja menemukan sosok Muslim yang sedang limbung, akhirnya Mislim diajak ke masjid Kalisoka untuk melakukan I'tikaf.
Dari situlah penulis mulai akrab. Setelah sekian tahun lamanya entah kemana, tiba-tiba Muslim muncul dengan penampilan yang sudah sangat berubah. Dan memang nasib seseorang hanya Tuhanlah Yang Maha yang tahu, takdir tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Nasib seseorang kedepan, tidak bisa ditentukan oleh manusia.
Yah, kini figur seorang Muslim benar-benar mengejutkan bagi sahabat-sahabatnya. Penampilan yang murah senyum, siapapun bisa menjumpai, apalagi jabatan yang di emban sekarang adalah Ketua BK (Badan Kehormatan) di DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah. Saat dihubungi lewat HP-nya, Muslim sedang berada di kawasan Bumi Wana Mukti Reciden, Sambiroto, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dia sedang mengikuti pembahasan bedah RAPBD untuk anggaran 2020. Tetap tersenyum bersama anggota dewan yang memang benar-benar murah senyum.
(Tambari Gustam adalah tokoh masyarakat nelayan, seniman dan budayawan. Tinggal di Muarareja, Kota Tegal, Jawa Tengah)