Kamis, 29/08/2019, 16:13:40
Pemda Brebes Diminta Atasi Persoalan TPA Kalijurang
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kondosi TPA Kalijurang saat ditinjau anggota DPRD Brebes dan lainnya (Foto 0: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten Brebes Jawa Tengah, diminta untuk serius melakukan penanganan persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalijurang, Kecamatan Tonjong. Keberadaan TPA Kalijurang teraebut jangan sampai merugikan warga sekitar.

Hal itu disampaikan anggita DPRD Brebes H Mustolah saat melakukan peninjaun ke TPA Kalijurang, Kamis 29 Agustus 2019.

"Pemda berkewajiban untuk menata dan melengkapi sarana pengolahan sampah agar tidak merugikan warga sekitar TPA," katanya.

Menurutnya, Pemda Brebes harus menata administrasinya, dan melengkapi peralatan yang dibutuhkan untuk pengelolaan sampah. Seperti alat atau kendaraan untuk mendorong sampah di TPA yang telah menggunung dan sud20 tahun belum ada penanganan.

"TPA ini sudah 20 tahun menumpuk dan belum ada penanganan," ungkap Mustolah.

Dikatakan, tahun 2020 nanti Pemda Brebes agar menganggarkan pengadaan peralatan pengolah dan penghancur sampah di TPA Kalijurang.

"Tanpa dikelola dan dilengkapi sarana pengolahannya, dikhawatirlan akan berdampak buruk bagi warga sekitar dan selama ini juga audah banyak keluhan," kata Mustolah.

Kepala Puskesmas Tonjong, dr Ida Rahmawati mengatakan, pihaknya telah melakukan sekrining dan pemeriksaan terhadap warga yang tinggal di dekat TPA Kalijurang. Ada 90 warga yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan ada beberapa yang menderita beberapa penyakit namun tidak dapat dipastikan akibat dari keberadaan TPA.

"Hasil pemeriksaan ada 60 orang yang menderita myalgia/artalgia atau nyeri otot dan nyeri sendi," katanya.

Selain itu ada 15 warga yang menderita hipertensi, 6 orang menderita dermatitis, infeksi pernapasan atas (ispa) 4 anak dan dyspnue atau dicurigai menderita asma ada 3 orang.

Meski begitu menurut Ida yang juga melakukan peninjauan ke TPA, bahwa secara umum penyakit yang diderita warga bersifat umum seperti dengan warga Tonjong lainnya.

"Barangkali yang paling dicurigai akibat adanya TPA adalah ispa, tapi ini juga kecil jumlahnya," ujar Ida.

Dikatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan warga merupakan hasil dari Focus Group Discussion (FGD) yang telah digelar desa Kalijurang dan membahas dampak TPA Kalijurang, pada beberap wakti lalu.

"Sebelumnya ada FGD diantara rekomendasinya agar ada pemeriksaan kesehatan warga, dan sudah langsung lakukan," ucap Ida.

Sementara itu, Kepala Desa Kalijurang, H Edi Riyanto berharap agar Pemda Brebes benar-benar melakukan penanganan TPA Kalijurang. Agar dampak buruk bagi warganya tidak terus terjadi dan diharapkan anggota DPRD Brebes, H Mustholah yang telah melihat langsung ke lokasi juga dapat membantu dan mengawal aspirasi warga.

"Harapan kami TPA ini jangan menjadi masalah bagi warga, Pemda agar benar-benar memebrikan solusi dan anggota dewan dapat mengawal aspirasi warga kami," katanya.

Pada kesempatan tersebut juga dideklarasikan kelompok masyarakat peduli lingkungan. Kelompok masyarakat yang digagas oleh Forum Kesehatan Desa (FKD) Kalijurang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sampah.

"Tadi sudah kita bentik dan deklarasasikan forum peduli libgkungan, diantaranya dalam upaya penangan masalah sampah," kata ketua FKD Kalijurang, Dwi Mei Ismawan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita