Perwakilan pejabat Pemkab Brebes yang dilantik Bupati menandatangani SK. (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) – Sebanyak 194 orang pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, di mutasi. Proses mutasi jabatan tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap ratusan pejabat Pemkab Brebes oleh Bupati Idza Priyanti, di Pendapa Kabupaten, Jumat 24 Mei 2019.
Dari pelantikan itu, diketahui ada 101 pejabat yang mendapat promosi jabatan. Selain itu, ada sebanyak 59 orang yang merupakan staf instansi/ dinas yang dipromosi menduduki jabatan kasi.
Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan,, ada sekitar ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Brebes yang dilantik. Mengingat, sudah lama banyak jabatan yang kosong karena pensiun. Sehingga, harus segera diisi untuk mendukung pelayanan dan kinerja pemerintah daerah.
Dalam penentuan rotasi dan promosi pejabat tersebut, pihaknya berpegangan pada aturan yang berlaku. Yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS. Di mana, dalam prosesnya melibatkan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
“Ini murni karena kebutuhan kerja dan banyaknya kekosongan posisi karena pensiun di Pemkab Brebes. Tidak ada yang namanya pejabat titip-titipan. Prosesnya juga melibatkan Baperjakat,” tandas Bupati.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk menentukan promosi maupun rotasi itu berdasarkan objektivitas, kompetensi dan kinerja PNS.
“Jika kinerjanya dinilai bagus, maka PNS ini berhak mendapatkan promosi jabatan. Sebaliknya, jika dirasa kurang memungkinkan untuk dirotasi,” ungkapnya.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes, Sutrisno menambahkan, saat ini banyak jabatan baik fungsional maupun struktural di lingkungan Pemkab Brebes yang kosong karena banyak pejabat pensiun.
Hingga kini tercatat ada kekosongan sekitar 200 posisi. Jika dihitung selama 2019, dari datanya ada 632 pejabat yang pensiun. Dengan jumlah itu, Pemkab Brebes sangat membutuhkan tambahan sumber daya manusia (SDM) guna pelayanan masyarakat tetap berjalan baik.
“Bisa dikatakan, pada 2023 mendatang kami kehabisan SDM. Harusnya, setiap tahun ada penambahan SDM sejumlah PNS yang pensiun,” terangnya.
Berikut sejumlah pejabat yang mendapat promosi di antaranya, Sri Basuki yang semula menjabat Kasi Pengolahan dan Pemasaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (eselon IVA) menjadi Kabid Sarana dan Prasarana di Dinas yang sama (eselon IIIB).
Kemudian, Moh Syamsul Haris yang semula Kasubag Perundangan-Undangan Bagian Hukum Setda (eselon IVA) menjadi Kabag Hukum Setda (eselon IIIA), Slamet Gembira yang semula Kasi Kelembagaan Datan dan Kepahlawanan Dinas Sosial (eselon IVA) menjadi Kabid Jaminan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (IIIB).
Selanjutnya, Adrie Ichda Prihanto yang semula staf Bagian Hukum Setda mendapat promosi menjadi Kasi Penegakkan peraturan Daerah Satpol PP (eselon IVA), Indri Indraswari yang semual Staf Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah menjadi Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan Bagian Umum Setda (eselon IVA).
Sedangkan pejabat yang dirotasi di antaranya, Farikhah yang semula Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (eselon IIIA) menjadi Kabag Penanggulangan Kemeskinan Setda (eselon IIIA).
Imam Baehaqi yang semula Kabid Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDMD (eselon IIIB) menjadi Kabid Penagihan dan Pelaporan Pendapatan BPPKAD (eselon IIIB). Moh Zuhdan Fanani yang semula Sekretaris Dinas Komunikasi Informatikan dan Statistik (eselon IIIA) menjadi Kabag Layanan Pengadaan Setda (eselon IIIA).
Yurisman semula Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (eselon IIIA) menjadi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (eselon IIIA), Driwanto semula Sekretaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (eselon IIIA) menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (eselon IIIA) dan Moh Tolani semula Kabid Irigasi dan Air Baku Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (eselon IIIB) menjadi Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (IIIB).
Selain itu, Akhamd Hermanto semula Kabag Perekonomian Setda menjadi Camat Tanjung, Wiri Yanto semula Camat Tanjung menjadi Sekretaris Satpol PP, Supriyadi semula Camat Larangan menjadi Camat Jatibarang, Imam Tauhid semula Camat Losari menjadi Camat Larangan, Sumarno semula Camat Bantarkawung menjadi Camat Losari dan Eko Supriyanto yang semula Sekcam Bulakamba menjadi Camat Bantarkawung.