Minggu, 11/02/2018, 12:14:07
Pasar Gladak Kaliwungu Kotor dan Kumuh
ADP-Laporan Adang Purnomo

Pintu gerbang Pasar Gladak Kaliwungu, Jabupaten Kendal (Foto: Adang)

PanturaNews (Kendal) - Melihat keberadaan pasar tradisional di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ada 3 pasar yaitu Pasar Pagi Kaliwungu, Pasar Sore Kaliwungu yang lokasi di lapangan eks Kawedanan Kaliwungu tepatnya di sebelah timur masjid besar Kaliwungu dan Pasar Gladak.

Memasuki pintu gerbang pasar Gladak, awak PanturaNews disambut oleh pemandangan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Pedagang Ayam menggelar dagangannya tepat di depan pintu gerbang pasar. Sebuah pemandangan yang jauh dari gambaran sebuah tempat atau pusat kegiatan ekonomi yang representatif.

Halaman depan pasar yang seharusnya menjadi tempat parkir pengunjung pasar, berubah menjadi lapak-lapak bahkan di areal tersebut juga berdiri bangunan dari papan yang difungsikan seperti warung. Halaman pasar jadi tampak kotor dan kumuh. Jauh dari kata "nyaman" dan "enak dipandang".

Awak PanturaNews bergerak menyusur ke dalam areal pasar. Di dalam areal pasar Gladak kondisine tidak berbeda jauh dengan pasar tradisional yang sudah disusuri awak PanturaNews, semrawut dan kotor. Apalagi pada satu hari sebelumnya Jum'at 9-2-2018 malam, kota Kaliwungu dan sekitarnya diguyur hujan lebat selama hampir 4 jam yang mengakibatkan banjir yang merendam kota Kaliwungu termasuk pasar Gladak. Kesan kumuh tidak bisa lagi disembunyikan dan makin kentara.

"Di hari-hari biasa saja jika hujan becek karena kerpusnya rusak sehingga air hujan masuk ke areal dalam pasar. Apalagi tadi malam kebanjiran, seperti yang bisa dilihat lumpur hitam ada dimana-mana dan baunya sangat mengganggu". Ujar salah seorang pedagang pakaian.

"Saya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan kerpus agar kalau terjadi hujan tidak bocor", kata seorang pedagang tempe menimpali.

"Kami semua pedagang yang berjualan di pasar Gladak sudah membayar retribusi tiap hari dan kami sangat berharap pemerintah bisa segera memperbaiki pasar Gladak, agar kami bisa nyaman saat berjualan", timpal seorang ibu penjual sayur mayur.

Pasar tradisional sebagai salah satu komponen penggerak perekonomian di negeri ini, sudah sewajarnya jika kondisi dan keberadaannya bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Kita tidak bisa menutup mata karena para pedagang di pasar tradisional, pada umumnya adalah pedagang dengan modal minimal.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita