Arus balik kendaraan dari selatan di pertigaan Dermoleng, Ketanggungan padat merayap pada H+4 Lebaran. (FT: Kuntoro)
PanturaNews (Brebes) - Gelombang arus balik pada H+3 Lebaran, kendaraan menuju Jakarta melalui jalur pantura Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 13 September 2010 meningkat tajam dibanding hari sebelumnya. Di Jalur tengah dari arah Purwokerto di pertigaan Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan, arus kendaraan padat merayap sehingga terjadi antrian sepanjang dua kilometer.
Pantauan PanturaNews, salah satu titik yang menjadi sumber kemacetan adalah pertigaan Klonengan, Kabupaten Tegal yang menjadi jalur alternatif kendaraan dari arah selatan Pulau Jawa. Pertigaan ini menjadi pertemuan dari berbagai daerah seperti Kebumen, Cilacap, Kutoarjo, Purworejo, Wonosobo dan Yogyakarta. Kemacetan di sepanjang jalur menjelang pertigaan Klonengan, mencapai puluhan kilometer.
"Arus kendaraan di pertigaan Dermoleng Ketanggungan, situasinya padat merayap namun masih dapat terkendali,” tutur Kapolsek Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Iptu Wagito di sela-sela mengatur arus balik.
Namun demikian padatnya arus balik dari arah selatan, tidak mempengaruhi situasi lalulintas di pintu keluar tol (exit tol) Pejagan-Kanci. Kendaraan yang keluar dan masuk Tol Pejagan Nampak lancar.
Namun di titik pertigaan Pejagan, arus lalulintas dari arah Tegal-Brebes ke Exit Tol Pejagan padat merayap. Hal tersebut karena ada pemecahan arus lalulintas, yaitu untuk kendaraan yang menuju Purwokerto ataupun Yogyakarta diwajibkan melewati jalur pantura. Dan untuk sepeda motor ke arah Cirebon-Jakarta langsung diarahkan belok kiri dari pertigaan Pejagan ke Terminal Ketanggungan.
“Hari ini (H+4 Lebaran) arus balik kendaraan jenis mobil pribadi maupun sepeda motor meningkat tajam. Sedangkan penumpang kendaraan angkutan umum mengalami penurunan tajam dibanding tahun kemarin,” tutur pengurus PO Dewi Sri Tegal, Hadi Setiono.