Selasa, 03/08/2010, 14:59:00
Rabu, Bank Internasional Indonesia Cabang Tegal Didemo
JOH-Johari

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) – Bank Internasional Indonesia (BII) Cabang Tegal, Rabu 04 Agustus 2010, akan didemo oleh nasabah. Pasalnya, diduga ada mafia hukum dan mafia perbankan, yang mengakibatkan salah satu nasabahnya Tjio Djoko Muliyanto (44) warga Jalan Belimbing Nomor 6, Kota Tegal, Jawa Tengah kehilangan rumahnya seharga Rp 1 miliar.

Menurut Djoko kepada PanturaNews, Selasa 03 Agustus 2010, bahwa surat ijin untuk mengerahkan massa ke BII sudah dikirim ke Polresta Tegal. Ia akan menuntut pihak BII agar rumahnya di Perumahan Citra Bahari Blok D 63, yang dijual oleh BII kepada Willy seorang pengusaha asal Surabaya dikembalikan. “Surat ijin demo sudah saya kirim ke Polresta Tegal, lihat saja nanti,” ujar Djoko.

Diungkapkan, pada tahun 2.000, Djoko kredit rumah di Perumahan Citra Bahari Blok D 63, melalui BII Cabang Tegal. Namun di tengah jalan ia kesandung masalah yakni didakwa melakukan penggelapan di tempatnya bekerja yang notabene bosnya adalah Willy, hal itu  mengakibatkan ia dipenjara. Merasa tidak bersalah, Djoko menempuh jalur hukum lain yakni dengan mengajukan Peninjaun Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Oleh majelis hakim MA, Djoko dinyatakan tidak bersalah dan semua asset-asetnya yang disita oleh perusahan untuk dikembalikan kepadanya.

Sayang setelah bebas dari hukuman, ternyata rumahnya sudah ditempati oleh orang lain. Rumah tersebut di beli oleh Willy dari BII, kemudian ia jual lagi kepada beberapa orang. “Semestinya jika BII akan menjual rumah tersebut, saya diberi tahu dong, dan atas dasar apa BII menjual rumah tersebut, saya kan masih punya hak,” ungkap Djoko.

Djoko menambahkan, ternyata BII menjual rumah tersebut hanya berdasarkan penatapan Ketua Pengadilan Negeri (Ka PN) Tegal, bukan berdasarkan amar putusan. “Ini jelas ada mafia hukum, masa eksekusi hanya berdasarkan penetapan, bukan berdasarkan amar putusan, padahal beliau itu adalah ketua PN lho,” imbuhnya.

Djoko mengancam jika dalam aksi demo, Rabu besok tidak ditanggapi oleh pihak BII, ia akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi. “Lihat saja nanti, permintaan saya dikabulkan atau tidak, kalau tidak saya akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya.

 

 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita