Rabu, 21/07/2010, 17:12:00
Bau Amis Menyengat, Peserta CSS VIII Enggan Turun dari Bus
YN-Yerry Novel

Peserta CSS VIII di Kota Tegal melihat hasil karya para pramuka yang dipamerkan di Jambore di area Bumi Perkemahan (Bumper) Jalan Halmahera Kota Tegal. (FT: Yerry Novel)

PanturaNews (Tegal) – City Sanitation Summit (CSS) VIII dengan empat Kepala Daerah yang seharusnya hadir 22 Kepala Daerah, melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 21 Juli 2010. Setelah melakukan apel di Balai Kota Tegal, dilanjutkan penanaman pohon di Alun-alun Tegal.

Usai penanaman pohon, empat Kepala Daerah beserta jajarannya, serta Direktur Pemukiman dan Perumahan Bapenas, Budi Hidayat, dengan menggunakan bus pariwisata Dewi Sri, melanjutkan City Tour ke lokasi IPAL dan MCK di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat.

Namun sayangnya, ketika sampai di lokasi IPAL Blok J Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, rombongan enggan turun dari bus, lantaran bau amis yang terlalu menyengat.

Dengan begitu, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi jambore di area Bumi Perkemahan (Bumper) Jalan Halmahera Kota Tegal. Jambore sanitasi yang melibatkan 250 pramuka dari SMP se Kota Tegal, menyambut baik kedatangan rombongan peserta CSS VII.

Setelah meninjau lokasi bumper yang rawan rob itu, rombongan kembali melanjutkan perjalannya yang melibatkan pengawalan ketat dari anggota Polresta Tegal, menuju Water Park guna melakukan diskusi media.

Dalam diskusi media, beberapa wartawan mengungkapkan kekecewaanya kepada Ketua AKKOPSI, H Bambang Priyanto. CSS yang jauh hari sudah dipersiapkan oleh Pemerintahan Kota Tegal dengan memanggil 22 kepala daerah, nyatanya yang hadir hanya tiga walikota saja.

Menurut H Bambang Priyanto, bahwa semua kepala daerah yang bergabung dengan AKKOPSI sudah diberitahu tentang pertemuan ini. Memang, saat ini yang hadir selain Walikota Tegal dan Wakilnya, juga Walikota Bukittinggi, Ismet, dan Walikota Payakumbuh, Josrizal, serta Walikota Jambi yang tak lain dirinya sendiri.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita