Walikota Tegal, H Ikmal Jaya (ketiga dari kiri) berbincang dengan Ketua AKKOPSI, H Bambang Priyanto (paling kanan) saat berkunjung di Bumi Perkemahan (Bumper) Kota Tegal. (FT: Yerry Novel)
PanturaNews (Tegal) – City Sanitation Summit (CSS) VIII di Kota Tegal, Jawa Tengah, hanya dihadiri tiga walikota dari rencana 22 kepala daerah yang diundang Aliansi Kota Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI). Tiga walikota yang hadir yakni Walikota Bukittinggi, Walikota Jambi dan Walikota Payakumbuh.
CSS VIII di Kota Tegal yang dibuka dengan Apel dan Karnaval peserta di pendapa Balaikota Tegal itu, membuat sejumlah wartawan kecewa. Seperti yang dilontarkan wartawan media cetak harian, Riyadi KS kepada Ketua AKKOPSI, H Bambang Priyanto. Menurutnya, kegiatan CSS yang jauh hari sudah dipersiapkan oleh Pemerintahan Kota Tegal dengan memanggil 22 kepala daerah, nyatanya yang hadir hanya tiga walikota saja.
“Kenapa yang direncanakan 22 kepala daerah, tetapi hanya 3 walikota saja yang datang. Padahal, Pemkot Tegal sudah menyiapkan semaksimal mungkin untuk menyambut kedatangan tamu-tamu daerah tersebut,” ungkapnya dalam acara diskusi media yang digelar di Water Park usai peserta melakukan City Tour di Kota Tegal.
Atas pertanyaan itu, H Bambang Priyanto mengatakan bahwa semua kepala daerah yang bergabung dengan AKKOPSI sudah diberitahu tentang pertemuan ini. Memang, saat ini yang hadir selain Walikota Tegal dan Wakilnya, juga Walikota Bukittinggi, Ismet, dan Walikota Payakumbuh, Josrizal, serta Walikota Jambi yang tak lain dirinya sendiri.
“Menurut informasi yang saya terima, walikota yang tidak datang sedang ada masalah tentang ubahan APBD 2010 di daerahnya masing-masing. Selain itu, juga ada acara yang tidak bisa diwakilkan. Sedangkan yang menyusul datang adalah Wakil Walikota Padang. Saat ini sudah dalam perjalanan,” terang Bambang.