Andres Iniesta (Spanyol) - Wesley Sneijder (Belanda)
Kesempatan Spanyol menang akan terhalang, jika Belanda bermain seperti ketika mengalahkan Meksiko di laga persahabatan. Dua tim ini punya karakter permainan yang relatif berbeda. Spanyol dengan permainan passing mengesankan, dan Belanda dengan serangan eksplosif. Keduanya akan bertemu untuk menjadi juara kali pertama pada partai final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, di Soccer City, Johannesburg, Minggu 11 Juli 2010 pukul 18.30 waktu setempat - Senin 12 Juli 2010 pukul 01:30 WIB.
Tim Matador dan Oranje adalah negara dengan tradisi sepakbola luar biasa, namun tidak sekali pun menjadi juara Piala Dunia. Belanda dua kali mencapai final Piala Dunia tahun 1974 dan 1978. Spanyol selalu datang ke Piala Dunia dengan sekumpulan pemain berbakat, tapi baru kali ini bisa mencapai final. Spanyol tidak akan bermain seperti ketika melawan Jerman. Belanda yakin tak bernasib sama seperti Jerman.
Pelatih Belanda, Bert van Marwijk secara terbuka mengakui kualitas permainan Spanyol, dan menyebut La Furia Roja yang terbaik di muka bumi pada saat ini. Spanyol terkesan dengan performa Belanda yang menang berturutan di 14 laga, mulai dari kualifikasi, persahabatan, sampai semifinal Piala Dunia.
Spanyol sudah menyiapkan strategi khusus untuk memenangi duel final, dengan berusaha mematikan motor Belanda, Wesley Sneijder. Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque sudah menyiapkan seorang pemain yang bertugas mengawasi setiap pergerakan Sneijder. Pilihan tersebut jatuh kepada gelandang muda Sergio Busquets.
Tim Oranje akan turun dengan skuad terbaiknya. Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong, yang absen saat melawan Uruguay di semifinal telah bisa menjadi starter. Di kubu Spanyol, Fernando Torres bukan lagi ancaman, tapi David Villa berpotensi membuat Belanda mengenyam kekalahan final ketiga. Andres Iniesta diprediksi akan membuat lini belakang Belanda kocar-kacir.
Belanda tampaknya akan memainkan serangan balik cepat, dengan umpan-umpan panjang, tapi mereka harus lebih dulu melumpuhkan lapangan tengah Spanyol, agar tidak bernasib sama seperti Jerman.
Situasi Belanda: Skuad Bert van Marwijk sehat sempurna. Meski sejumlah bintang Oranje istirahat latihan Jumat lalu, Van Marwijk tak ragu menurunkan semuanya dalam laga pamungkas ini. Penjaga gawang Maarten Stekelenburg punya masalah dengan pinggulnya, tapi dia berlatih normal. Demy de Zeeuw, yang punya masalah dengan giginya, tidak mengeluh lagi. Namun De Zeeuw dan Khalid Boulahrouz akan duduk di bangku cadangan, karena Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong kembali dari masa hukuman.
Prakiraan Susunan Pemain: Stekelenburg; Van der Wiel, Heitinga, Mathijsen, Van Bronckhorst; Van Bommel, De Jong; Robben, Sneijder, Kuyt; Van Persie
Situasi Spanyol: Seperti rekannya di kubu Belanda, Vicente del Bosque juga akan menurunkan seluruh pemain intinya. Fernando Torres kemungkinan duduk di bangku cadangan, khususnya setelah Pedro tampil mengesankan di semifinal. Spanyol membutuhkan Raul Albiol dalam laga ini, tapi sang defender tak bisa berlaga. Baginya Piala Dunia telah usai sejak jauh-jauh hari.
Prakiraan Susunan Pemain: Casillas; Ramos, Pique, Puyol, Capdevila, Busquets, Alonso, Pedro, Xavi, Iniesta, Villa.
Prediksi: Castrol World Cup Match Predictor yakin kesempatan Spanyol memenangkan laga 57 persen. Namun jika Belanda bermain seperti ketika mengalahkan Meksiko di laga persahabatan, Spanyol akan kesulitan. Belanda tidak boleh cepat putus asa ketika Spanyol memainkan possession football di lini tengah. Belanda tampaknya telah belajar banyak dari laga Spanyol-Jerman. (Sumber: goal.com/fifa.com)