Ilustrasi perbaikan jalan pantura
PanturaNews (Tegal) - Proyek pemeliharaan jalan di jalur pantura Tegal- Brebes sepanjang 9 Km, diprediksi tidak bakal selesai saat hari lebaran Idul Fitri mendatang. Hal itu ditegaskan Pejabat Pembuat Komitemen PU Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Ir Rudi \Harsono, Jumat 09 Juli 2010.
“Lebaran nanti proyek itu belum bisa selesai total, tapi lebaran H – 10 pekerjaan sudah bisa difungsikan satu sisi. Untuk sisi yang lain baru akan diselesaikan usai lebaran. Proyek ini kan masa pengerjaannya dari Februari sampai Oktober mendatang,” kata Rudi.
Rudi menjelaskan, dalam pekerjaan jalur pantura Tegal- Brebes yang dibiayai anggaran APBN 2010 itu terbagi dalam tiga paket pekerjaan. Paket pertama yakni Paket Tegal-Brebes I mulai dari Rartoloyo Kota Tegal sampai Komplek Ruko Nirmala sepanjang 1,2 Km memakan biaya sampai Rp 7 miliar.
Untuk paket Tegal–Brebes II mulai dari komplek Ruko Nirmala sampai Jalan Gajah Mada sepanjang 3,6 Km memakan biaya Rp 10 miliar. Dan paket Brebes-Pejagan sepanjang 3,6 Km memakan biaya Rp 13 miliar.
“Kondisi jalur pantura Tegal-Brebes dengan volume lalulintas kendaraan sampai 35 ribu unit per hari, dan kondisi air tanah yang terlalu tinggi menyebabkan jalan cepat rusak. Untuk itu perlu ada perbaikan menggunakan sistem teknologi yang disebut Resekling, yakni mendaur ulang aspal dengan semen. Teknologi ini efektif untuk jangka waktu 5 tahun,” jelas Rudi.
Rudi menambahkan, proyek tersebut dikerjakan oleh 2 perusahaan kontruksi PT Conblok Infra Tekno dan PT Agung Darma Intra.