Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Sedikitnya 56 calon Petugas Jaga Lintasan Kereta Api ( PJL-KA) Kota Tegal, Jawa Tengah, dilatih tata cara menjaga dan mengawasi serta mengoperasikan sarana komunikasi perlintasan KA di Balai Diklat Transportasi Darat Jalan Semeru, Kota Tegal. Tim pelatih yang dipandu Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tegal itu akan memakan waktu hingga 3 hari. Demikian dikatakan Kepala Dishubkominfo Kota Tegal, Drs. Khaerul Huda, Selasa 29 Juni 2010.
“Sebelum terjun nyata ke tempat tugasnya, 56 calon PJL-KA itu akan kami latih selama 3 hari di Balai Diklat Transportasi Darat agar dapat memahami teknik dan mekanisme tugas yang akan dilakukan selama menjaga perlintasan KA. Sekaligus supaya memahami dengan baik tata cara mengfungsikan sarana komunikasi dan signal-signal kedatangan kereta,” kata Khaerul.
Menurutnya, untuk teknis pelatihan secara teori maupun praktek akan dilakukan oleh tenaga pengajar dari Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan RI. Namun secara keseluruhan akan diterjunkan tim pelatih dari PT KAI Daerah Operasi III Cirebon, Polresta Tegal dan Dishubkominfo Kota Tegal.
Lebih jauh Khaerul mengatakan, ke-56 PJL-KA tersebut akan diterjunkan tugas di 7 perlintasan KA di Kota Tegal yang hingga kini belum memiliki palang pintu antara lain satu perlintasan KA ke arah Purwokerto dan sisanya di perlintasan KA arah Jakarta-Surabaya. Akan tetapi untuk lebih mematangkan dalam menjalankan tugas itu, ke-56 calon PJL-KA itu akan diterjunkan lebih dulu di perlintasan KA yang sudah ada penjaganya. “Mereka nanti magang dulu di perlintasan KA yang sudah dijaga sampai batas hari raya Idul Fitri,” jelasnya.
Khaerul menambahkan, jumlah perlintasan KA di wilayah Kota Tegal ada 16 titik. Semuanaya ada 4 perlintasan KA yang sudah berpalang pintu otomatis dari PT KAI, 5 perlintasan menggunakan palang pintu manual, sisanya 7 perlintasan akan ditempati petugas PJL-KA yang baru. Sealnjutnya Pemkot akan melengkapi ke-7 perlintasan itu dengan palang pintu dan pos jaga.