Minggu, 27/06/2010, 12:00:00
Obyek Wisata Pantai Randusanga Indah Perlu Program Pendukung
TK-Takwo Heriyanto

Keindahan panorama Pantai Randusanga Indah (Parin) Kabupaten Brebes. Inzet: Hj Idza Priyanti Amd. (FT: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Pantai Randusanga Indah (Parin) yang berada di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, merupakan salah satu aset wisata di Kabupaten Brebes yang patut di benahi. Obyek wisata pantai ini sudah menjadi favorit di kalangan para wisatawan local maupun luar daerah.

Namun demikian, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes sendiri belum menunjukan sikap proaktif menata obyek wisata pantai yang satu-satunya ada di Kota Bawang ini. Demikian disampaikan pengusaha asal Desa Randunsanga Kulon, Hj Idza Priyanti Amd ketika dikonfirmasi PanturaNews, Minggu 27 Juni 2010.

Direktur PO Dewi Sri ini menilai, kalau di lihat dari segi potensi alam yang ada, Parin ini memiliki keindahan panorama pantai yang mempesona, apalagi untuk sekarang ini dimana sudah memasuki liburan sekolah, besar kemungkinan jumlah pengunjungnya meningkat. "Ini menunjukan bahwa obyek wisata Parin patut di perhitungkan," ujar Idza.

Dia mengatakan, disaat musim liburan sekolah ini, pendapatan atau pemasukan yang diperoleh dari para wisatawan atau pengunjung Parin, bisa meningkat jika Pemkab setempat mengadakan even-even atau acara hiburan. "Bila perlu dalam setiap bulan sekali Pemkab bekerjasama dengan sponsor bisa rutin mengadakan acara-acara hiburan. Bisa juga diisi dengan kegiatan-kegiatan lain yang dapat menarik para pengunjung. Dengan demikian akan dapat menarik perhatian para pengunjung dari daerah sekitar," ungkapnya.

Selain itu, untuk dapat mengembangkan potensi obyek wisata Parin, Pemkab Brebes harus bisa membuat rencana atau pola kerja yang terprogram secara terpadu. Diharapkan dengan pengembangan itu juga dapat meningkatkan penghasilan komunitas setempat, termasuk pelestarian budaya penduduknya.

"Hal itu dapat memberikan nilai tambah kepada semua pihak yang terkait dengan pengembangan obyek wisata, yaitu setelah sebagian kendala dapat diatasi," imbuhnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita