Minggu, 27/06/2010, 05:43:00
Asamoah Gyan, Pahlawan Kemenangan Ghana
SL-SL Gaharu

Asamoah Gyan

Ghana berhasil menyisihkan juara Grup C, Amerika Serikat, lewat dua gol di awal pertandingan dan awal perpanjangan waktu, ketika Kevin-Prince Boateng mengejutkan AS di menit kelima. Striker Ghana, Asamoah Gyan membuat pendukung AS, termasuk mantan Presiden Bill Clinton yang hadir langsung di Rustenberg, kaget lewat gol kilatnya di menit ketiga perpanjangan waktu yang tak mampu dibalas the Yankees.

Sebenarnya sihir pelatih AS, Bob Bradley membangkitkan timnya di babak kedua hampir saja sukses, tetapi mereka akhirnya hanya mampu mencetak satu gol lewat titik finalti dari Landon Donovan pada menit ke-62.

Ghana berhasil mengatasi ketegangan di menit-menit terakhir perpanjangan waktu, dan tetap menjaga nama Afrika di perempat-final Piala Dunia 2010, saat mereka ditantang Uruguay di Soccer City, Johannesburg, akhir pekan depan.

Dengan dukungan publik Afrika, Ghana langsung mengawali pertandingan dengan bersemangat, dan AS dibuat terkejut saat Ricardo Clark kehilangan bola dan Kevin-Prince Boateng menggiring bola tanpa kawalan berarti. Tendangannya dari luar kotak pun melaju mulus, tanpa mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Tim Howard.

Di perpanjangan waktu, Ghana kembali mengulang permainan di awal babak pertama. Kali ini giliran Gyan yang berhasil lepas dari penjagaan Carlos Bocanegra dan Jay DeMerit saat menyambut umpan lambung Ayew, dan tanpa ampun melepaskan tendangan kaki kiri keras yang tak mampu dijangkau Howard di menit ketiga perpanjangan waktu. Gyan menjadi pahlawan kemenangan Ghana.

Setelah gol tersebut, kedua tim tampak kelelahan, dan AS gagal membangkitkan kembali semangat seperti di awal babak kedua, sementara Ghana berusaha membuang waktu dan membangun benteng berlapis untuk semakin mendekatkan mereka ke perempat-final Piala Dunia.

Ghana akan menantang Uruguay di perempat-final yang menampilkan dua tim kuda hitam itu pada 3 Juli 2010 dinihari. Namun Ghana tak akan diperkuat Jonathan dan Ayew yang terkena akumulasi kartu kuning. (Sumber: goal.com/fifa.com)


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita