Sabtu, 26/06/2010, 16:36:00
Penerimaan Siswa Baru SD Dilarang Gunakan Test
YN-Yerry Novel

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) – Pendaftaran siswa baru (PSB) sekolah dasar (SD) di Kota Tegal, Jawa Tengah, kini tanpa melalui test akademik. Hal ini untuk mengantisipasi stress terhadap anak usia dini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, S Budi Astuti, Sabtu 26 Juni 2010 menegaskan, untuk menerima siswa baru, meskipun di sekolah favorit harus mengutamakan anak yang berusia tujuh tahun sampai dua belas tahun. Kalaupun jumlah pendaftar melebihi kapasitas, maka harus mengutamakan usia yang lebih tua, dan pendaftar yang pertama.

“Memang tahun sebelumnya, mayoritas orang tua mendaftarkan anaknya ke SD Mangkukusuman 01. Karena pendaftarnya melebihi bangku kelas, sehingga harus melalui test. Tetapi tahun ini tidak diperbolehkan melalui test, dan diwajibkan menggunakan berdasarkan usia yang lebih tua dan urutan pendaftar,” terangnya.

Secara terpisah praktisi pendidikan, Dr. Yayat Hidayat mengatakan boleh saja diadakan test dalam penerimaan siswa baru. Namun bukan berarti seleksi yang mengakibatkan polarisasi yang pada akhirnya ada kesenjangan sosial saja. Sebab yang sering terjadi belakangan ini, hanya anak orang kaya yang bisa sekolah di SD favorit. Sedangkan anak pandai tetapi kurang mampu dalam segi ekonomi, terhambat untuk masuk sekolah favorit.

“Pendidikan itu buat saya adalah proses. Untuk itu, berilah kesempatan kepada anak yang kurang mampu ekonominya tapi ber-IQ tinggi, agar bisa sekolah di SD favorit,” ujar dosen UPS itu.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita