Jumat, 11/06/2010, 17:09:00
Tidak Terima Dengan Pemberitaan, Aktifis LSM Ngamuk
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi: Berita Koran

PanturaNews (Brebes) – Aksi premanisme dan intervensi terhadap media terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Aktivis LSM Forum Komunikasi Masyarakat Brebes (FKMB), M Subkhan ngamuk di Gedung DPRD setempat, Jumat 11 Juni 2010. Hal itu, terkait pemberitaan di surat kabar, dengan judul ‘Warga Tegalglagah Tolak Bayar PBB’.

Dalam berita itu ditulis, warga akan membayar PBB dengan catatan Kades Tegalglagah, Dulhadi yang diberhentikan sementara, kembali menjabat. Pernyataan itu disampaikan warga setempat, bernama Sunoto. Hal itu membuat M Subkhan kecewa dan marah terhadap wartawan yang menulis. Sedangkan Dulhadi kini sudah dinonaktifkan karena tersangkut kasus korupsi, menjual beras miskin (raskin).

"Saya selalu menghormati anda, tapi kenapa muncul berita bahwa warga Desa Tegalglagah menolak membayar PBB. Mestinya jangan seperti itu," kata Subkhan kepada penulis dengan nada marah.

Penulis kepada PanturaNews mengatakan, semestinya ia marah kepada warga yang menolak membayar PBB. Dirinya hanya menjalankan profesi jurnalistik, tanpa kepentingan apapun. "Saya hanya menjalankan tugas sebagai jurnalistik. Kalau mau marah ya sama warganya sendiri yang mengatakan menolak membayar PBB. Dan persoalan menolak membayar PBB adalah kewenangan Pemkab Brebes, bukan dia," tegas penulis.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita