Peserta long march Cinta Al Aqso berjalan tertib di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Kota Samarinda. (FT: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Samarinda) - Ratusan massa umat muslim, Minggu 16 Mei 2010 pagi melakukan aksi long march ‘Cinta Al Aqsa’, dengan berjalan kaki di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Aksi yang diprakarsai oleh Aqsa Working Group (AWG) dan Universitas Mulawarman itu, untuk sosialisasi dan menggugah ingatan muslimin terhadap Masjid Al Aqsa yang kini dikuasai oleh Zionis Yahudi.
Jalan kaki menempuh jarak 7,2 kilometer, dengan start di halaman masjid Ma'ruf, Simpang Lembuswana dan finish di Masjid Darun Ni'mah di Karangasam, Jalan Raya Slamet Riyadi Kota Samarinda. Long march dimulai dengan upacara pelepasan dengan inpektur upacara Imam Muslimin H Muhyidin Hamidi itu, disaksikan oleh Dubes Palestina untuk Indonesia, Mr Fariz Nave Mehdawi dan Ketua Umum AWG, Agus Sudarmaji MSi.
Selama menempuh perjalanan peserta long march secara tertib berjalan satu baris memanjang di pinggir jalan raya, sehingga meski mengundang perhatian masyarakat, tetap tidak mengganggu pengguna jalan raya lainnya. "Tujuan kami sosilaisasikan bahwa masjid Al Aqsa itu milik muslimin, kami berusaha selalu tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan," kata Ayub salah satu peserta long march.
Selama perjalanan mulai start hingga finish peserta mengumandangkan kalimat Allahu Akbar dan Al Aqsa Haqquna. Selain itu, selama perjalanan pula peserta yang dibagi beberapa kelompok itu mengusung bendera bertuliskan Allahu Akbar dan spanduk yang bertuliskan "Bebaskan Al Aqsa". Ikut ambil bagian pula puluhan perempuan, bahkan sebagian ada yang berjalan sambil menggendong anaknya.
Meski berjalan lancar dan aman, aksi long march mendapat pengawalan dari petugas Polresta Samarinda. "Kami sengaja meminta petugas kepolisian untuk mengawal kegiatan long march Cinta Al Aqsa ini," kata Azro'i, salah satu kordinator kegiatan.
(Laporan Wartawan PanturaNews langsung dari Samarinda)