Selasa, 22/11/2016, 05:33:32
Tebing Hutan Longsor, Satu Warga Tewas
-Laporan Zaenal Muttaqin

Warga menunjukkan lokasi longsor di tebing hutan yang menelan korban jiwa (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Satu orang tewas akibat bencana longsor di kawasan hutan Perhutani di Dukuh Gronggongan, Desa Wanareja, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Longsor terjadi pada Senin 21 November 2016 sekira pukul 13.30 WIB.

Korban tewas, Duripah (42) warga Dukuh Gronggongan RT 02 RW 02 Desa Wanareja, yang tengah berteduh di gubuknya di ladang garapannya. Korban terbawa longsor dan jatuh ke dasar sungai Kidang yang ada di bawah tebing yang longsor tersebut. Korban juga terbawa arus sungai dan baru ditemukan setelah dilakukan pencarian pada Selasa 22 November 2016 sekira pukul 10.00 WIB di lokasi yang jaraknya tujuh kilometer dari lokasi terjadinya longsor.

Kepala Desa Wanareja, Gigih Kuspriyanto menyebutkan, korban semula berangkat dari rumah mencari rumput untuk ternak kambingnya. Duripah saat itu berangkat bersama tetangganya Uripah (60) untuk sama-sama mencari rumput.

Tiba-tiba turun hujan dan Uripah pulang, sementara Duripah berteduh di gubuknya. Tiba-tiba pula terdengar suara gemuruh tanah longsor dan Uripah sempat melihat longsor tersebut persis di tempat gubuknya Duripah berteduh.

"Uripah yang berjalan sudah cukup jauh mendengar suara gemuruh dan menengok ke belakang ternyata longsor persis di lokasi gubuk tempat Duripah berteduh," kata Gigih.

Warga langsung melakukan pencarian terhadap korban setelah mendapat laporan dari Uripah dan salah satu menantu korban juga sempat melakukan pengecekan. Upaya pencarian cukup sulit dilakukan mengingat kondisi hujan cukup lebat yang membuat aliran sungai deras dan kondisi medan juga sangat curam.

"Upaya pencarian dilakukan oleh warga bersama aparat desa dan bihak berwajib dari TNI dan Polisi, hingga pukul 19.00 WIB Senin malam terpaksa dihentikan karena hujan," ungkap Gigih.

Pada Selasa pagi upaya pencarian dilanjutkan dengan dibantu dari warga desa lainnya yang menyisir dari atas dan dari bawah. Akhirnya korban ditemukan di Kalijengkol yang masuk wilayah Desa Sridadi, dalam kondisi tak bernyawa.

"Lokasi penemuan berjarak sekitar tujuh kilomiter dan tempat longsor," ucap Gigih.

Upaya evakuasi jasad korban yang dilakukan warga dibantu personil Koramil dan Polsek Sirampog cukup sulit karena kondisi medan yang terjal dan licin. Tapi berkat kerja keras tim evakuasi, korban akhirnya dapat dievakuasi melalui Desa Sridadi dan kemudian diangkut dengan mobil ambulan dari Puskesmas Sirampog.

Pukul 15.00 WIB jenazah baru sampai di rumah duka di Dukuh Gronggongan dan langsung dilakukan pemakaman setelah sempat disolatkan di Mushola setempat.

Kapolsek Sirampog, AKP Widiaspo yang terus memantau selama proses pencarian dan evakuasi korban mengatakan, korban terban murni akibat terbawa longsor dan hanyut terbawa arus sungai.

"Kondisi korban cukup parah karena terbawa longsor dan terbawa arus deras sungai berbatu bahkan di sungai itu ada curug setinggi 100 meter seperti disampaikan oleh warga yang melakuka pencarian," katanya.

Danramil Sirampog, Kapten Harsono juga mengerahkan beberapa anggotanya untuk membantu melakukan pencarian dan evakuasi korban. "Beberapa anggota kami kerahkan untuk membantu masyarakat melakukan pencarian evakuasi korban," katanya.

Perlu diketahui, lokasi longsor merupakan kawasan hutan Perhutani. Tepatnya di Petak 21 D RPH Kalikidang, BKPH Paguyangan. Lokasi longsor berupa tebing yang cukup terjal dengan kemiringan 70 derajat. Longsor sepanjang 100 meter, lebar 10 meter dan ketebalan tanah yang sonr satu meter.

"Lokasi longsor di Petak 21 D tahun 1956 dengan tegakan tanaman pinus 2012," kata Umar, mandor lingkungan RPH Kalikidang.

Pada tebing yang longsor tersebut terdapat tegakan pohon pinus tanaman tahun 2013 dan pada lereng tebing tersebut nampak digarap oleh warga dengan beberapa tanaman jenis sayuran. Gubuk tempat korban berteduh merupakan lahan garapannya yang akhirnya mengalami longsor.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita