Kamis, 17/11/2016, 04:59:11
PSDA Sosialisasi Pembangunan Embung
-Laporan Zaenal Muttaqin

Sosialisasi rencana pembangunan Embung Desa Plompong digelar di Balai Desa setempat (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah, melakukan sosialisasi rencana pembangunan embung di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Kamis 17 November 2016 di Balai Desa setempat.

Sosialisasi yang diikuti oleh puluhan warga setempat dihadiri pula oleh Camat Sirampog, Munaedi SH, Kepala Desa Plompong, Fatoni dan tim dari Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah.

Sosialisasi kepada warga dimaksudkan untuk diketahui dan dipahami rencana proyek pembangunan Embung dapat dijalankan sesuai keinginan masyarakat dan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat pula.

"Sebab ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga, karena embung nantinya akan memberikan kesuburan lahan pertanian hortikultura milik warga," kata Suwondo, Kasi Survey Investigasi Design (SID) PSDA Provinsi Jateng.

Sosialisasi dimaksudkan untuk pengumpulan informasi yang terkait dengan kegiatan perncanaan Embung Plompong. Sosialisasi juga bertujuan untuk analisa dan perhitungan terkait perencaan.

Embung yang semula usulan dari masyarakat kepada Gubernur Jawa Tengah itu, saat ini telah masuk dalam tahap perencaanaan. Embung akan dibangun di sebuah perbukitan di Dukuh Cilontar Desa Plompong. Embung seluas satu hektar itu akan bermanfaat untuk mengairi lahan pertanian hortikultura seluas 20 sampai 45 hektar.

"Mulanya usulan masyarakat kepada Gubernur dan sekalarang ditindak lanjuti dengan perencaan," kata supervisi design, Syam Sahida.

Embung Plompong merupakan tampungan air tadah hujan saat musim penghujan. Debit air diperkirakan mencapai 13.800 M3per tahun. Sementara kebutuhan air total per tahun sebesar 13.500 M3 per tahun dengan luasa lahan tanaman maksimal 45 hektar.

Embung Plompong ini berada di lahan milik warga dengan status SHM. Untuk keperluan lahan embung sendiri diperkirakan mencapai 14.200 m2 dengan elevasi 700 meter. Luasan tersebut untuk keperluan embung seluas 8.275 m2 dan sisanya diperlukan sebagai area tambahan catchmen area.

Diungkapkan, selain dibangun embung nantinya juga ada pendampingan kepada kelompok tani oleh Yayasan Obor Tani. Melalui pendampingan tersebut petani akan mendapatkan bantuan bibit dan juga pemeliharaan tanaman hortikulutura.

"Nantinya juga ada pendampingan Yayasan Obor Tani untuk kelompok tani," ucap Sahida.

Pembangunan Embung di Plompong, nantinya dapat didanai oleh Pemkab Brebes atau Provinsi untuk pembebasan lahan dan pekerjaan pembangunan. Untuk pembangunan embung tersebut nirmalnya memerlukan anggaran sebesar Rp 2 Milyar atau lebih.

Menanggapi rencana pembangunan Embung tersebut, warga nampak antusias dan berharap secepatnya dilaksanakan. Warga juga bersedia jika harus merelakan lahannya untuk pembangunan embung dengan mendapat ganti rugi yang sesuai.

"Pembangunan embung jangan cuma rencana harus dibuktikan, selain itu juga pembangunan groudshil dan jembatan Plompong yang kondisi sudah nyaris putus," kata Ketua BPD Plompong, Wahibudin.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita