Pengundian nomor urut paslon, Suswono-Aim dapat nomor 1 dan Idza-Narjo dapat nomor 2 (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), menggelar rapat pleno terbuka dengan agenda pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati (wabup) Brebes, di gedung Korpri Brebes, Selasa 25 Oktober 2016.
Hadir dalam agenda itu, selain dari dua paslon bupati dan wabup, Idza Priyanti dan Narjo, yang diusung oleh gabungan 7 parpol dan satu parpol pendukung, serta Suswono-Ahmad Mustaqim yang diusung oleh dua parpol.
Juga perwakilan dari Komisioner KPU Provinsi Jateng, serta KPU Kabupaten Brebes dan perwakilan dari Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Brebes. Hadir pula sejumlah pimpinan parpol masing-masing pengusung dua paslon bupati dan wabup, serta unsur Forkompinda dan tokoh masyarakat serta tamu unadangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Brebes, Muamar Riza Pahlevi mengatakan, pengundian nomor urut bagi dua paslon bupati dan wabup itu dilakukan secara transparan. Pihaknya akan bersikap netral dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Brebes 15 Februari 2017 mendatang.
"Usai pengundian nomor urut bagi paslon bupati dan wabup, maka tahapan selanjutnya adalah deklrasi kampanye damai siap menang dan siap kalah, yang akan berlangsung pada masa kampanya hari pertamanya, yakni pada Jumat 28 Oktober mendatang," terang Riza.
Adapun, dalam proses pengundian nomor urut bagi paslon bupati dan wabup yang dijaga ketat oleh aparat Polres Brebes ini, diawali dengan pengambilan nomor urut yang besar oleh masing-masing wabup untuk menentukan pengambilan nomor urut yang pertama oleh paslon bupati dan wabup.
Setelah dilakukan pengambilan nomor urut yang dilakukan secara bersama-sama, oleh masing-masing calon wabup, Narjo mendapatkan nomor urut 8 dan Ahmad Mustaqim mendapat nomor urut 3
Namun sebelumnya, masing-masing calon wabup sama-sama mendapatkan nomor urut 9. Setelah dilakukan pengambilan ulang, maka Narjo mendapat nomor urut 8 dan Ahmad Mustaqim mendapat nomor urut 3.
Untuk itu, sesuai dengan ketentuan KPU, maka paslon Idza Priyanti dan Narjo mengambil nomor urut yang ada didalam kotak yang telah disediakan. Hasilnya, Idza Priyanti - Narjo mendapatkan nomor urut 2. Sedangkan, Suswono-Ahmad Mustaqim mendapatkan nomor urut 1.
Usai itu, suara dari masing pengusung maupun pendukung kedua paslon bupati dan wabup pun bergemuruh didalam ruangan, seraya menyebutkan nama kedua paslon bupati dan wabup Brebes.
Diketahui, calon Bupati Brebes, DR. H. Suswono adalah mantan Menteri Pertanian era Presiden SBY yang diusung oleh PKS. Sedangkan Ahmad Mustaqin yang akrab disapa Aim, merupakan mantan anggota DPRD Brebes yang sekaligus sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Brebes, sebagai calon Wakil Bupati Brebes.
Sementara Hj Idza Priyanti, SE dan Narjo SH adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati Brebes petahana yang diusung 7 parpol yaitu PDI Perjuangan (11 kursi di DPRD Brebes), PKB (8 kursi), Partai Golkar (7 kursi), PAN (5 kursi), Partai Demokrat (4 kursi), PPP (3 kursi), dan Partai Hanura (1 kursi), serta didukung Partai NasDem Brebes.
Idza-Narjo masih menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Brebes. Pada Pilkada Brebes Oktober 2012, Idza-Narjo diusung PDI Perjuangan dan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Brebes periode 2012-2017.