Minggu, 23/10/2016, 09:43:01
Stefani Juara Rancang Busana Batik Brebesan
-Laporan Takwo Heriyanto

Ketua Dekranasda Kabupaten Brebes, H. Warsidin menyerahkan hadiah kepada juara lomba (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Perancang pelajar berbakat, Vella Stefani Rosalina dari SMP Negeri 1 Brebes berhasil menjadi juara 1 pada lomba rancang busana batik Brebesan kategori pelajar busana putri.

Stefani meraih nilai 505 mengungguli peserta pelajar lainnya di tingkat SMP maupun SMA se Kabupaten Bebes, yang digelar di Pendopo Bupati Brebes, Sabtu 22 Oktober 2016.

Juara 2 diraih Tiara Yulihani dari SMA Negeri 1 Brebes (495) dan juara 3 Dilla Angelina Sahli dari SMP Negeri 3 Brebes (460). Sedang untuk kategoro pelajar busana pria diraih Singgih Rama Pradana dari SMA N 1 Brebes nilai 490, juara 2 Frida Oktaria dari SMA N 2 Brebes (480) dan juara 3 M Rahman Nur dari SMA N 1 Larangan (475).

Untuk tingkat umum, perancang Anis Handayani dari SMK Negeri 1 Brebes dengan nilai 1045 meraih juara 1 kategori busana wanita, juara 2 Adhin Nursithasari dari Pasarbatang Brebes (1020) dan Juara 3 Ari Susanto dari Kecamatan Salem (985).

Kategori busana pria perancang Arie Kurnia Hartini dari SMA N 2 Brebes nilai 1045, juara 2 Ari Susanto dari Kecamatan Salem (1030), juara 3 Ghina Febrina dari Pasarbatang Brebes (1010).

Kepala SMP N 1 Brebes yang ikut mendampingi siswinya hingga akhir lomba, mengaku bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan peserta didiknya. Awal kejuaraan ini, diharapkan bisa mendorong semangat teman-teman lainnya untuk membuat kreatifitas dalam merancang busana.

“Saya tidak menyangka ternyata anak anak kami memiliki kreativitas yang tinggi terbukti saat merancang mampu menunjukan komposisinya yang pas,” ujar Mulyaningsih.

Sebelumnya, pihak sekolah telah melakukan seleksi terlebih dahulu. Ada puluhan siswa yang mengajukan desain baju, dan guru pembimbing mengambil gambar yang terbaik dan sesuai kriteria yang dipersyaratkan pihak panitia lomba.

Ketua Dekranasda Kabupaten Brebes, H. Warsidin menjelaskan, potensi batik Brebesan sangat prospek. Sehingga perlu digali dari pihak perancangnya, untuk memberikan nuansa tersendiri.

Batik Brebesan itu, setelah dilombakan ternyata muncul ratusan rancangan. Terbukti, saat ini ada 45 perancang senior maupun muda berbakat yang turut andil dalam lomba rancang busana batik Brebesan ini.

Gelaran lomba ini bahkan mendapat apresiasi dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) yang mensuport langsung kegiatan ini.

“Tim Bekraf Jakarta, bahkan telah mendesain batik Salem atau yang lebih kondang dengan Batik Brebesan ini menjadi busana maupun asesoris lainnya,” kata Warsidin yang juga suami Bupati Brebes.

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE pada sambutan pembukaan, menyambut baik gelaran lomba rancang Busana yang digelar Dekranasda Brebes. Pemerintah Kabupaten terus memberikan peluang kepada pengrajin batik maupun para perancangnya untuk lebih kreatif.

“Batik Brebesan telah go Internasional terbukti telah dipamerkan dan disukai masyarakat Singapore dan minggu mendatang akan dipamerkan juga di Thailand,” ujarnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita