Selasa, 11/10/2016, 04:52:24
Keluarga Benteng Utama Penyalahgunaan Narkoba
-Laporan Zaenal Muttaqin

Kalakhar BNK Brebes, Drs H Atmo Tan Sidik serahkan buku berjudul Rekontruksi Masyarakat Madani kepada peserta pembinaan Kama Narkoba dan Kapa Narkoba (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan pelajar disebabkan oleh lemahnya pengawasan keluarga. Orangtua umumnya lengah dan cenderung kurang peduli dengan kondisi yang dialami oleh anak-anaknya. 

Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes, Jawa Tengah, Drs Atmo Tan Sidik mengatakan, merupakan benteng yang utama untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba.

"Perlu kita ketahui dan tanamkan dalam pikiran kita masing-masing bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam upaya mencegah anak-anak menjadi penyalahguna narkoba," katanya usai acara Pembinaan Kelompok Aksi Masyarakat Anti (Kama) Narkoba dan Kesatuan Aksi Pelajar Anti (Kapa) Narkoba di hotel Anggraeni Bumiayu, Selasa 11 Oktober 2016.

Keluarga perlu memahami masalah pencegahan dan menjadi upaya dini untuk mencegah anak dari penyalahgunaan narkoba sejak usia dini dan untuk melaksanakan pencegahan. Keharmonisan sebuah keluarga dengan komunikasi antar anggota keluarga yang baik merupakan kunci untuk cegah penyalahgunaan Narkoba.

"Kalau komunikasi kurang harmonis antara orangtua dengan anak, hal itu juga bisa berpengaruh bagi seorang anak atau anggota keluarga serta kemungkinan mereka menjadi penyalahguna narkoba," terang Atmo.

Kewaspadaan dan proteksi pada keluarga sudah jadi harga mati. Jaman makin maju dan pergaulan yang terus berkembang dan teknologi informasi yang sulit dibendung menjadi tantangan para orangtua untuk tetap memperhatikan serta mendampingi perkembangan anak-anaknya.

"Para orangtua perlu berupaya untuk selalu dekat dengan anak, menciptakan suasana kehangatan dan saling percaya di antara anggota keluarga, serta menerapkan ketaatan pada ajaran agama di dalam keluarga secara konsisten," terang Atmo.

Dikatakan, informasi yang disampaikan oleh BNK Brebes bisa menjadi acuan dan motivasi bagi orangtua dan masyarakat untuk ikut mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Kuncinya tentu sebagai orangtua harus bijak, mengetahui masalah-masalah yang akan timbul seperti penyalahgunaan narkoba tersebut," tandasnya.

Pembinaan Kama Narkoba dan Kapa Narkoba di hotel Anggraeni Bumiayu, diikuti peserta dari Kama dan Kapa Narkoba se Brebes bagian selatan, meliputi Kecamatan Bumiayu, Kecamatan Sirampog, Kecamatan, Paguyangan, Kecamatan Tonjong, Kecamatan Bantarkawung dan Kecamatan Salem.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Brebes, Narjo dan bertindak sebagai nara sumber, KBO Satres Narkoba Polres Brebes, Iptu Widiarto dan Andy Sri Haryadi penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Pada akhir acara para peserta mendapatkan buku berjudul Rekontruksi Masyarakat Madani.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita