Tim dari Ampibi serahkan bantuan kursi roda pada penderita polio yang mengalami kelumpuhan, tegar riyanto (Foto: Dok/Ampibi)
PanturaNews (Brebes) - Tegar Riyanto (11) penderita lumpuh akibat penyakit polio, warga Dukuh Beji RT 03 RW 01 Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendapat bantuan kursi roda dari Aliansi Masyarakat Peduli Bencana Indonesia (Ampibi) Bumiayu.
Koordinator aksi sosial Ampibi, Abdul Ghofar Romadhon menyatakan, bantuan kursi roda diberikan setelah ada informasi tentang penyakit polio yang diderita Tegar sehingga mengakibatkan kelumpuhan. Kursi roda diberikan untk memudahkan orang tua yang merawatnya, juga bagi Tegar tidak harus digendong terus atau tergeletak di tempat tidur.
"Sebelumnya kami dapat laporan dari warga tentang adanya anak penderita polio. Setelah dicek segera kami salurkan bantuan kursi roda sesuai yang dibutuhkan," terangnya, Rabu 28 September 2016.
Kursi roda merupakan bantuan dari Ampibi yang pengadaannya berasal dari penggalangan dana yang dilakukan oleh para relawan dari organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya yang tergabung dalam Ampibi.
Perolehan dana sebagian digunakan untuk pengadaan kursi roda dan diserahkan ke Tegar penderita polio di rumahnya yang sangat sederhana, pada Selasa 27 September 2016.
Sementara itu diperoleh informasi dari Kepala Desa Kalinusu, Khaeroni, bahwa Tegar Riyanto (11) anak dari pasangan suami isteri, M Latip Sodikin (40) dan Daryumi (38). Penyakit polio diderita sejak kecil sehingga mengalami kelumpuhan. Orang tua Tegar tergolong warga tidak mampu dan tinggal di rumah sangat sederhana terbuat dari kayu dan bambu.
"Termasuk warga miskin dan tinggal di rumah yang sangat sederhana," kata Khaeroni.
Menurutnya, pihaknya telah membantu mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati Brebes, melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos Nakertrans) Kabupaten Brebes. Pengajuan bantuan peralatan untuk penderita cacat itu diharapkan segera ada tanggapan.
"Kondisinya sangat tidak mampu sehingga kami laporkan dan juga ajukan permohonan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Brebes," tandas Khaeroni.