PKL Jalan KH Zaenal Arifin menghadang walikota di depan gedung DPRD Kota Tegal (Foto: Johari)
PanturaNews (Tegal) - Puluhan pedagang kali lima (PKL) Jalan KH Zaenal Arifin, Kelurahan Panggung, Kota Tegal, Jawa Tengah, menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Tegal. Mereka menghadang kedatangan Walikota Tegal, Hj Siti Masitha yang hendak mengikuti rapat Paripurna dengan DPRD, Senin 27 Juni 2016.
Pedangan kecewa dengan Walikota yang mengusir pedagang di Jl KH Zaenal Arifin yang mayoritas pedagang lemprak (pedagang kecil). Warga minta agar walikota mengijinkan PKL berjualan sampai dengan lebaran.
Seharusnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, dan bulan yang diisi dengan ketenangan dalam beribadah dan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Namun terusik oleh ketidak-adilan dan kesewenang-wenangan walikota, dengan mengadu domba pedagang Pasar Pagi Blok C dengan pedafang Jl KH Zaenal Arifin. Hal itu membuat pedagang susah untuk mengais rezeki di bulan ramadhan.
Beberapa saat kemudian, tampak mobil Walikota Tegal memasuki halaman Gedung DPRD. Para pedagang yang sedari tadi menunggu di luar gedung, langsung berupaya merangsek menemui Walikota, hingga nyaris terjadi aksi saling dorong.
Hanya saja, penjagaan ketat dari polisi dan personel Satpol PP tak mampu ditembus para pedagang. Mereka pun terpaksa berada di luar gerbang untuk kembali menyuarakan aspirasi.
“Kami tidak bisa menikmati artinya bulan penuh berkah dan mencari nafkah, karena diancam, diteror dan diintimidasi oleh Satpol PP,” kata Umi salah satu pedagang.
Menurutnya, sebelum ada penataan yang jelas dan berkeadilan sesuai dengan jenis barang dagangan di pasar pagi, pedagang Jl KH Zaenal Arifin tetap menolak untuk ditertibkan.