Selasa, 21/06/2016, 01:13:38
TMMD Menjadi Ajang Bersatunya TNI dan Rakyat
-Laporan SL Gaharu

Warga dan TNI bersatu padu bekerja membangun desa pada TMMD beberapa waktu lalu (Foto: Dok/Pendim Tegal)

PanturaNews (Tegal) - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-96 tahun 2016 wilayah Kodim 0712/Tegal, di Desa Kepunduhan telah berakhir dan ditutup pada 01 Juni 2016 lalu. Kegiatan boleh selesai, akan tetapi kesan yang ada di masyarakat akan selalu abadi dan jadi kenangan tersendiri.

“Kebersamaan yang antara TNI dan rakyat, demikian kental meski hanya terbentuk dalam kurun waktu 30 hari. TNT bersama-sama rakyat gotong royong membangun desa,” tutur Kepala Desa (Kades) Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Yuda Kurniawan, Senin 20 Juni 2016.

Hal senada juga dikatakan Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal, Letkol Inf Hari Santoso, S.Sos. Menurutnya, kebersamaan membuat rakyat selalu merindukan kembali hadirnya para anggota TNI ditengah-tengah warga.

“Sebuah kebersamaan yang berada dalam bingkai persatuan untuk menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” ujar Dandim.

Dijelaskan, berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada TMMD di Desa Kepunduhan, telah mencatat sejarah di hati masyarakat desa sasaran dan juga di wilayah Kodim 0712/Tegal. Mereka akan mencatat sejarah itu dengan tinta emas. Karena bagi mereka menjadi sasaran desa yang memperoleh program TMMD, adalah anugerah yang terindah dalam hidupnya.

“Mereka merasa bersyukur sekaligus terharu dengan hadirnya program manunggalnya TNI dengan rakyat. Dimana sejatinya, TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Kebersamaan yang terjalin selama TMMD, membuat hati masyarakat terpaut dengan TNI yang selalu dekat dengan rakyatnya,” kata Letkol Inf Hari Santoso.

Lebih lanjut dituturkan Kades Kepunduhan, dukungan TNI terhadap pembangunan sasaran TMMD membuat rakyat ingin TMMD itu bisa dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Tegal, dengan berpindah-pindah dari desa yang satu ke desa yang lainnya. Dengan begitu, desa-desa yang pernah disinggahi program ini, akan menjadi desa yang semakin mengedepankan kebersamaan, makin maju dan rakyatnya juga makin cerdas.

Maju dalam pembangunan, lanjut Kades, dan cerdas karena masyarakat memperoleh penyuluhan tentang bela negara, tentang persoalan tanah, tentang pengurusan surat menyurat dan masih banyak lainnya.

“Manfaat yang diperoleh dari TMMD itulah yang membuat masyarakat ingin tiap tahun ada TMMD. Bukankah, niat baik masyarakat ini, perlu direspon oleh Pemerintah Kabupaten Tegal, agar diusulkan untuk setiap tahun Kabupaten Tegal memperoleh program TMMD,” harap Yuda Kurniawan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita