Kades Kepunduhan, Yuda Kurniawan saat bertandan dan dialog dengan warganya (Foto: Pendim Tegal)
PanturaNews (Tegal) - Dengan akan berakhirnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke- 96 di Wilayah Kodim 0712/Tegal di Desa Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, membuat warga merasa akan kehilangan.
Pasalnya, selama program TMMD berjalan, Anggota Satgas TNI yang berada di lokasi kegiatan sudah seperti keluarga. Antara TNI dan warga terbangun rasa gotong royong, keakraban dan saling membantu. Bahkan, para anggota Satgas TMMD selalu makan bareng dan tidur di rumah warga.
Kepala Desa (Kades)Kepunduhan, Yuda Kurniawan mengatakan, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada, Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf Hari Santoso yang telah memberikan program TMMD ke-96 untuk Desa Kepunduhan.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Dandim Tegal yang telah mengarahkan program TMMD ke Desa Kepunduhan,” tutur Yuda saat ditemui disela-sela gladi bersih upacara penutupan TMMD, Selasa 31 Mei 2016.
Menurutnya, dengan adanya TMMD, desanya menjadi desa yang terbebas dari Open Defecation Free (ODF). Warga miskin yang rumahnya tidak layak huni direhab, beberapa ruas jalan di aspal dan masih banyak lagi kegiatan lainnya. Kami merasa terbantu sekali, matur suwun sanget.(terima kasih sekali). Terimakasih TMMD ke-96 Kodim Tegal di Desa Kepunduhan yang sukses sesuai perencanaan,” kata Yuda bersemangat.
Sementara salah seorang tokoh masyarakat Desa Kepunduhan, Karno (52) yang tinggal di RT. 08 Desa Kepunduhan mengatakan, walaupun dirinya tidak ikut dapat bantuan, tapi dia menyatakan sangat senang dengan adanya kegiatan TMMD di desanya.
“Saya yang tidak dapat bantuan saja sangat senang dengan kegiatan TMMD, apalagi yang dapat bantuan pasti sangat senang sekali,” akunya.