Selasa, 24/05/2016, 04:02:01
Layanan Ijin Gangguan Harus Cepat dan Tidak Berbelit
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal)- Pelayanan penyelenggaraan perijinan gangguan di lingkungan Pemkot Tegal, Jawa Tengah, diminta harus cepat, akurat, murah dan tidak berbelit –belit, sehingga mampu mendorong tumbuhnya investasi baik di bidang industri, jasa, perdagangan maupun maritim.

Demikian Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ijin Gangguan yang dibacakan oleh Triono dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda pandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap penjelasan Walikota Tegal atas 5 Raperda yang diajukan, Senin 23 Mei 2016.

Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumnya juga menyampaikan, dampak dari pelayanan prima sesuai visi misi pemkot Tegal akan memberikan dampak positif pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat kota Tegal, jadi slogan pelayanan prima dan Tegal pro investasi tidak hanya menjadi slogan semata tapi benar-benar dilaksanakan oleh pemkot Tegal.

Disisi lain, fraksi PDI Perjuangan tidak mengharapkan adanya dampak negatif  dari kemudahan pelayanan perijinan  gangguan dan tetap harus mengikuti norma – norma agama , sosial budaya dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sementara, terkait dengan Raperda tentang Pembinaan Warung Klontong, Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan di kota Tegal, Fraksi PDI Perjuangan mengharapkan Pemkot Tegal bisa memberikan fasilitas kepada para pelaku usaha dan memberikan ruang serta penataan yang baik agar kesemuanya bisa berjalan bersama tanpa ada yang terimbas oleh adanya kegiatan tersebut.

“Pemkot Tegal seyogyanya mempunyai rumusan pengaturan baik tempat, waktu maupun fasilitas sarana dan prasarana agar semuanya bisa tumbuh bersama karena masing- masing mempunyai pangsa pasar yang berbeda-beda. Penataan yang baik antara pasar modern dan tradisional akan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen sehingga kota Tegal bisa menjadi daerah tujuan belanja yang nyaman, aman, tertib yang pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kota Tegal menjadi lebih baik,” tegas Triono.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita