Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Terduga pelaku sodomi atau pedofil berinisial NN (40), warga Desa Dukuhturi RT 6 RW 3 Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditangkap petugas dari Polsek Bumiayu, Minggu 20 Maret 2016. Penangkapan pelaku sodomi terhadap beberapa anak laki-laki berusia belasan tahun itu, setelah ada laporan dari orang tua korban.
"Pelaku ditangkap setelah ada laporan dari orang tua korban," ujar Kapolsek Bumiayu, AKP Djoko Sutanto SH kepada PanturaNews.Com, Senin 21 Maret 2016.
Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan, ada empat anak laki-laki warga Desa Adisana yang menjadi korban kebejadan NN. Dalam melakukan aksinya, NN membujuk para korbannya dengan memberi jajanan dan bermain di kebun.
"Saat di kebun itu tersangka melakukan aksinya terhadap anak-anak yang masih duduk di bangku SD dan SMP," kata Djoko.
Petugas Polsek Bumiayu masih terus melakukan pemeriksaan atas kasus ini. Beberapa korban dimintai keterangan dan juga visum dari petugas medis. Selain empat anak yang telah menjadi korban, diduga masih ada korban lain yang belum melapor.
Tersangka NN yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagan hewan-hewan liar seperti, ayam alas, monyet, landak dan lainnya. Tersangka juga sering keluar masuk hutan dekat perkampungan untuk mencari hewan-hewan liar untuk dijual di Pasar Hewan Bumiayu.
Penanganan intensif atas kasus ini dilakukan oleh Unit PPA Polres Brebes. Guna mempermudah pengungkapan diharapkan para korban dapat terbuka memberikan keterangan kepada petugas.
Kanit PPA Polres Brebes, Ipda Budi Supartoyo SH mengatakan, pelaku dan para korban tidak ada hubungan keluarga, hanya saja pelaku memang selalu dekat dengan anak-anak. Para korban juga cenderung takut untuk berterus terang karena kawatir dimarahi orang tuanya.
“Kasus pedofil ini akan ditndaklanjuti dan dikembangkan di Unit PPA Polres Brebes,” katanya kepada wartawan.