Para petugas Baznas Brebes membagikan zakat untuk fakir miskin yang dirawat di RSUD Brebes (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Terobosan baru telah dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dengan mentasyorufkan (membagikan) zakat untuk fakir miskin yang tengah dirawat di RSUD Brebes. Pemberian zakat dilakukan sebagai bentuk nyata mengurangi beban penderitaan si Miskin yang tengah dilanda musibah, berupa penyakit.
“Sebagai bentuk ikut merasakan penderitaan masyarakat miskin yang tengah menderita sakit, kami bersilaturahmi sekaligus mentasyorufkan zakat,” kata Ketua Baznas Kabupaten Brebes, Dr KH Chusnan Zein MA, di sela pemberian Zakat di bangsal III RSUD Brebes, Kamis 17 Maret 2016.
Menurutnya, pemberian langsung di Rumah Sakit lebih mengena karena bisa langsung dimanfaatkan meskipun nilainya tidak seberapa. Tertapi dengan datang langsung menjenguknya, ada dua manfaat yang didapat sekaligus. Yakni manfaat silaturahmi dan manfaat menyampaikan amanat kepada yang berhak. “Saya berpendapat, pemberian langsung zakat kepada para fakir miskin yang sedang dirawat, jauh lebih menyentuh dan bermanfaat,” tuturnya.
Enam orang pengurus BAZNAS KH Chusnan Zein, Hj Aqilatul Munawaroh, H Abdul Haris, H Akrom Jangka Daosat, KH Masruti, KH Oni Syaroni didampingi manajemen RSUD mentasyorufkan kepada para pasien di bangsal III RSUD.
Para pasien sedikit kaget ketika tiba-tiba didatangi orang-orang yang sebelumnya tidak dikenal, karena bukan dari kerabatnya. Namun setelah dijelaskan oleh pihak rumah sakit wajahnya berubah menjadi sumringah.
Salah seorang penerima Nenek Ruminah mengaku senang mendapat zakat dari Baznas karena bisa buat membeli jajan untuk cucunya yang tengah menunggunya. “Ya Alhamdulillah, bisa buat beli jajan cucu saya yang setia menemani,” tuturnya dengan wajah tersenyum.
Sekretaris Baznas Brebes Akrom Jangka Daosat menjelaskan, Zakat yang diberikan merupakan zakat dari para PNS dan masyarakat Kabupaten Brebes. yang telah masuk di Baznas Brebes. Dari zakat yang terkumpul sebesar Rp 1,1 milyar, antara lain disalurkan kepada mereka. Sebanyak 57 pasien di bangsal III tersebut masing-masing mendapat Rp 250 ribu. “Ada 57 pasien yang mendapat zakat, masing-masing Rp 250 ribu,” pungkas Akrom.