Rabu, 16/03/2016, 05:54:22
Idza Semangati Para Siswa Untuk Penilaian Adipura
-Laporan Takwo Heriyanto

Bupati Brebes saat foto bersama siswa dan guru usai menyemangati penilaian Adipura (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj Idza Priyanti SE menyemangati para siswa SMP Negeri 4 Brebes yang tengah mendapat penilaian Adipura dari tim penilai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Bupati menyalami para guru dan para siswa yang kebetulan saat itu sedang istirahat usai menempuh Ulangan Tengah Semester (UTS).

“Kebersihan sebagian dari iman, jangan buang sampah sembarangan ya,” kata Bupati kepada siswa SMP 4 Brebes yang mengerumuninya, Selasa 15 Maret 2016.

Teruslah menjaga kebersihan, kata Bupati, baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan dimanapun para siswa berada. Menjaga kebersihan, harus menjadi pembiasaan dan bagian dari kebutuhan hidup.

“Tentu kita akan senang bila berada ditengah-tengah lingkungan yang bersih, indah, hijau, sejuk dan nyaman,” tutur Bupati kepada para siswa dan dewan guru.

Bupati ikut melihat-lihat kondisi kebersihan sekolah yang dipimpin Hj Siti Nuriyah. Sekolah tersebut kelihatan rapi dengan berbagai fasilitas dan pepohonan yang rindang. Apalagi ada keunikan yang didapat sekolah tersebut berupa sungai kecil yang membelah sekolah.

“Wah, sangat asyik kalau belajar sambil duduk ditepian sungai ini,” ungkap Idza sembari tersenyum.

Terlihat, tim penilai mencatat penilaian tanpa diketahui oleh para siswa dan dewan guru. Para guru dan siswa dibuat asyik bersama Bupati bersama Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Brebes, Edy Kusmartono MSi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Dr Tahroni, Staf Ahli Bidang Kesra Dra Lely Mulyani MPd, Kepala Bappeda Dr Angkatno, Kepala DPPK Ir Djoko Gunawan MT dan Kabag Humas Setda Brebes Yuta Sugihyarti SH.

Bupati juga mengunjungi SMP N 2 Brebes dan titik-titik pantau penilaian Adipura lainnya.

Edy Kusmartono menjelaskan, penilaian Adipura di Kabuten Brebes berlangsung tanggal 15 sampai 17 Maret 2016. Tim penilai melakukan penilaian di 40 titik pantau dan 15 Lokasi. Selain mencatat berbagai hal sesuai ceklis lembar penilaian, tim penilai juga melakukan pemotretan di berbagai sudut.

“Pemotretan merupakan bagian dari penilaian untuk kepentingan verifikasi pada sidang antar tim penilai,” kata Edy.

Di samping itu, yang tidak kalah penting tim penilai melakukan interview dengan Bupati mengenai berbagai strategi dan kebijakan yang diterapkan oleh Kepala Daerah untuk menciptakan kota berpihak pada pengelolaan lingkungan hidup secara makro.

“Termasuk regulasi dan penganggaran yang disediakan oleh APBD untuk pengembangan dan dukungan terhadap keberlanjutan penataan Kota Adipura,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita