Senin, 07/03/2016, 06:15:28
Bupati Bertekad Tekan Angka Kematian Ibu Hamil
-Laporan Takwo Heriyanto

Bupati Brebes saat acara lintas sektoral penurunan AKI dan AKB di Pendopo Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Guna menekan Angka Kematian Ibu (AKI) Hamil dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang terjadi pada saat melahirkan, Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti, SE menginstruksikan kepada seluruh jajaran di lingkungan kerjanya, untuk bersama-sama satukan tekad mengambil tindakan pengawasan dan penyelamatan ibu hamil yang ada di wilayah masing-masing.

Bupati Brebes menganggap hal tersebut sangat ironis dan mendesak untuk dilakukan mengingat kematian ibu hamil diawal tahun 2016 ini, pasalnya sudah ada 10 kasus kematian ibu hamil.

Oleh karena itu agar jumlah tersebut tidak bertambah Bupati mengajak semuanya, baik Kepala SKPD, Camat, Lurah, Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, Kader PKK dan posyandu hingga tingkat RT dan RW untuk melakukan aksi nyata dengan cara buru, catat serta dampingi para ibu hamil.

“Mari kita bersama selamatkan ibu hamil dengan cara cari, catat dan dampingi semua Ibu hamil. Jangan sampai ada yang tidak tercatat dan terawasi. Mari kita wujudkan salam "Mane’ne Slamet Bayi’ne Sehat,” ujar Bupati, saat sambutan acara Lintas Sektoral Dalam Rangka Penurunan AKI dan AKB di Pendopo Brebes, Senin 07 Maret 2016.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Dr. Sri Gunadi Parwoko M.Kes mengatakan, berdasarkan catatan yang ada jumlah kematian Ibu melahirkan pada tahun 2013 sebanyak 61 kasus. Kemudian, tahun 2014 menjadi 73 kasus dan diakhi tahun 2015 menjadi 52 kasus.

"Ini menunjukan penurunan yang signifikan. Namun, memasuki bulan ke 3 di tahun 2016 ini, ternyata sudah terjadi 10 kasus kematian ibu melahirkan," terangnya.

Dalam kesempatan itu, juga dipaparkan mengenai keberhasilan Kades Kaligiri, Kecamatan Sirampog, yang mampu menekan kematian ibu hamil di desanya, dimana memasuki bulan ketiga ini adalah nol. Artinya tidak ada ibu hamil yang meninggal pada saat proses persalinan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita