Beberapa siswa tanpa ragu untuk melakukan tes urine saat sidak BNK (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews(Brebes) - Mengantisipasi penyalahgunaan narkoba kalangan pelajar, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes, Jawa Tengah, mendadak lakukan tes urine di dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Brebes bagian selatan, Senin 29 Februari 2016.
Uji urine dilakukan di SMK Muhammadiyah Paguyangan, sebanyak 60 siswa diambil sampel urinenya. Uji urine juga dilakukan kepada 58 siswa SMK Kerabat Kita Bumiayu. Dari dua SMK beda kecamatan ini, hasilnya semua negatif.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNK Brebes, Drs. H Atmo Tan Sidik yang memimpin langsung sidak tersebut mengatakan, kegiatan yang dilakukan itu merupakan usaha menghindarkan remaja untuk melakukan coba-coba menggunakan narkoba.
"Diketahui siswa yang umumnya masuk usia remaja atau puberitas remaja, suka melakukan coba-coba sesuatu yang ada di sekitarnya, termasuk narkoba," ujarnya.
Menurut dia, masa puberitas adalah masa yang sangat rentan bagi remaja untuk berbuat, termasuk berbuat sesuatu yang baru karena didorong oleh rasa ingin tahunya yang tinggi, atau juga pengaruh dari temannya.
Tes urine ditempuh karena itu salah satu cara yang efektif untuk mengetahui orang itu menjadi pengguna narkoba atau tidak. Jika hasil tes urine yang dilakukan ada yang terindikasi atau positif menggunakan narkoba, akan ditindak lanjuti dengan memberikan pembinaan dan pengobatan.
"Kita akan membantu untuk menyembuhkan jika ada yang positif menjadi pecandu narkoba," tegasnya.
Meski hasil tes urin diketahui hasilnya negatif, BNK tetap memberikan sosialisasi kepada siswa untuk menjauhi Narkoba. Para siswa juga nampak antusias mengikuti sosialisasi yang langsung disampaikan Kalakhar BNK, Atmo Tan Sidik.
Melalui pendekatan bahasa yang komunikatif dan humoris, menjadikan siswa tidak bosan. Adanya doorpriz buku yang diberikan kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan atau yang berani menyampaikan pendapatnya.
"Pendekatan estetika ternyata cukup efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada generasi muda kita," tandas Atmo.