Senin, 25/01/2016, 07:47:51
Paguyuban Nelayan Dukung Pendirian SPBN Muarareja
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), Jawa Tengah, mendukung inisiatif KUD Karya Mina yang membidani rencana pendirian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah Kelurahan Muarareja, Tegal Barat.

Hal itu ditegaskan Ketua PNKT, H Eko Susanto, usai berkonsultasi dengan anggota Fraksi PDI Perjuangan Agus Susanto dan anggota Fraksi Partai Golkar H Supriyanto di ruangan Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal, Senin 25 Januari 2016.

“Kami sangat mendukung rencana pendirian SPBN karena sangat berpihak kepada nelayan, sehingga dipermudah dalam mendapatkan bahan bakar, khususnya kaum nelayan dengan perahu kecil menengah yang beraktivitas melalui pelabuhan ikan Muarareja,” kata H.Eko.

Selama ini para nelayan Muarareja mendapatkan solar dengan membeli ke SPBU dan tidak jarang tindakan itu dipersoalkan oleh aparat penegak hukum karena dinilai melanggar aturan pengangkutan bahan bakar.

Haji Eko mengungkapkan, wacana SPBN Muarareja sudah menjadi rencana matang antara KUD karya Mina dengan PT Pertamina sejak setahun lalu. Bahkan KUD Karya Mina juga sudah mendapatkan ijin dari BPSDA Provinsi untuk menggunakan lahan pengairan di sebelah Jembatan Merah Muarareja guna pendirian SPBN yang dimaksudkan.

“Akan tetapi hingga saat ini Pemkot Tegal memang belum menerbitkan IMB maupun Ijin prinsip dari Kepala Daerah terkait pendirian SPBN tersebut. Kami khawatir jika tidak segera direspon dengan penerbitan ijin prinsip dan IMB, maka peluang emas yang ditawarkan oleh PT Pertamina akan ditarik lagi karena bisa saja KUD Karya Mina tidak serius lantaran belum bisa mempersiapkan lahan dan segala perijinannya. Kalau ijin sudah didapat maka akan langsung dibangun,” tegas Haji Eko.

Menanggapi hal tersebut, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal, H Supriyanto langsung menghubungi dinas terkait melalui telepon. Diperoleh keterangan bahwa saat ini Pemkot Tegal masih melakukan kajian mendalam terkait hal itu.

“Kami berharap perijinan dan persyaratan apapun dapat segera terpenuhi agar SPBN segera dapat didirikan. Keberadaan SPBN dio lokasi tersebut sangat meringankan beban nelayan,” ujar Supriyanto.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita