Sabtu, 16/01/2016, 07:25:06
Belasan Warga Diduga Keracunan Nasi Kuning
-Laporan Zaenal Muttaqin

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Belasan warga keracunan setelah makan nasi kuning saat memeperingati ulang tahun. Meski tidak ada korban jiwa, belasan warga Dukuh Wadasgumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sempat dilarikan ke Puskesmas dan menjalani perawatan.

Informasi yang berhasil diperoleh pada Sabtu 16 Januari 2016 menyebutkan, ada 11 orang yang diduga mengalami keracunan setelah memakan nasi kuning. Peristiwa yang menggegerkan warga daerahnya tergolong terpencil itu bermula dari adanya undangan memeperingati ulang tahun Nindi yang berusia dua tahun, putri dari Suwanda (28) warga setempat. pada Jumat 15 Januari 2016 sekitar pukul 13.30 WIB.

Ada sekitar 50 undangan yang hadir untuk acar ulang tahun tersebut. Selesai acara ulang tahun sekitar pukul 15.15 WIB para undangan pulang ke rumah masing-masing dengan membawa nasi kuning pemberian dari penyelenggara acara. Sekitar pukul 16.00 WIB atau satu jam setelah memakan nasi kuning belasan warga perutnya mengalami mual-mual dan muntah-muntah, sehingga masyarakat geger.

Kawatir akan terjadi apa-apa belasan pada Jumat sore itu warga itu dilarikan ke Puskesmas Tonjong dan sebagian ke Puskesmas Kesambi. Setelah mendapat pemeriksaan dan pengobatan enam warga yang keracunan itu diperbolehkan pulang, sementara lima orang masih mendapatkan perawatan dan pada Sabtu 16 Januari 2016 baru diperbolehkan pulang.

Diantara warga yang mengalami keracunan setelah menyantap nasing kuning diantaranya, Nova (45), Ekasari (16), Tuslina (32), Wahad (35), Dani (12), Dila Safitri (12), Angel (11), Sulastri (32), Cika (4), Rina (27) dan Rini (8). Sementara menurut sumber Polsek Tonjong, ada 14 orang yang mengalami keracunan setelah memakan nasi kuning ulang tahun itu.

Kapolsek Tonjong, AKP Misyanto melalui Kanit Reskrim, Aiptu Budi Atmaja membenarkan adanya kejadi tersebut. Menurutnya, untuk mengetahui penyebab keracuanan belasan warga itu pihaknya telah mengambil sampel makanan nasi kuning yang dimakan warga, dan juga muntahannya untuk di teliti di laborat. Penyelenggara acara ulang tahun yang membagikan nasi kuning juga dimintai keterangan.

"Sampel nasi dan muntahan sementara diambil untuk diperiksa di laboratorium," ujarnya.

Dikatakan, warga yang sempat mengkonsumsi nasi kuning diperkirakan mencapai 50 orang sesuai undangan, tetapi yang mengalami keracunan hanya 14 orang, sehingga perlu diteliti penyebabnya. Selain nasi kuning juga ada telur, mie, tempe dan ketimun.

"Semua bahan masakan itu diperoleh dari membeli di pasar dan belum diketahui penyebab keracunan dari bahan-bahanya atau setelah dimasak," tutur Budi.

Sementara itu, menurut keterangan dari penyelenggara acara ulang tahun, nasi kuning, tempe, telur, mie dan ketimun mulai dimasak pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Pada pukul 12.00 WIB nasi kuning dan campuran tempe, mie, telur dan ketimun dibungkus dengan palstik mika. Sekitar pukul 13.30 WIB undangan datang dan nasi kuning dibagikan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita