Selasa, 15/12/2015, 11:19:04
Indra Jadi Orang Tua Asuh Tiga Anak Terlantar
-Laporan Takwo Heriyanto

Indra Kusuma beserta istrinya, Maryatun saat bertandang ke tiga anak yang ditelantarkan ibunya (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Kabar mengenai ketiga bocah kakak beradik di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang  terlantar ditinggal pergi ibu kandungnya, membuat iba bagi masyarakat desa setempat.

Bahkan, atas keprihatinan yang menimpa ketiga bocah kakak beradik yang tinggal di rumah tidak layak huni itu, tidak sedikit warga maupun kerabatnya sekadar memberikan kebutuhan sehari-harinya.

Termasuk, mantan Bupati Brebes, H. Indra Kusuma beserta istrinya, Maryatun juga ikut merasa prihatin. Sebagai bentuk kepeduliannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes itu, juga siap menjadikan ketiga bocah kakak beradik yaitu Ratih Ruth Tan (14) dan kedua adiknya, Nabila Ester (10) dan Calvin Daniel Tan (7) anak asuhnya.

Seperti diketahui, tiga bocah kakak beradik yang bernasib malang itu, ditelantarkan oleh ibu kandungnya sendiri (Nuresih) selama empat tahun.  Menurut kabar di masyarakat desa setempat, ibu kandungnya meninggalkan ketiga anaknya itu bekerja di Batam, Kepulauan Riau tanpa meninggalkan pesan sedikitpun.

Itu diketahui setelah ayahnya yang diketahui keturunan warga Singapura, Tan Hai Hok, meninggal dunia sejak enam tahun silam. Namun, ketiga bocah tersebut sempat dirawat oleh neneknya, sebelum akhirnya neneknya meninggal dunia pula pada satu minggu yang lalu.

Kondisi memprihatinkan yang menimpa tiga bocah kakak beradik itu, berimbas pada Calvin, sehingga membuatnya keluar dari sekolah saat duduk dibangku kelas 2 Sekolah Dasar.

Apalagi, pasca meninggalnya sang nenek, ketiganya selama seminggu terkahir harus menggantungkan hidupnya untuk bisa makan dari belas kasih bantuan kerabat maupun tetangganya. Indra yang juga seorang pengusaha ini, tidak ingin ketiga bocah kakak beradik itu, keluar dari sekolah karena adanya masalah yang menimpa mereka.

"Ade namanya siapa," tanya Indra bersama Maryatun, saat mengunjungi kediaman ketiga bocah kakak beradik itu di kampung halamannya Desa Kupu, Selasa 15 Desember 2015 sore.

"Saya Calvin Daniel Tan," jawab Calvin dengan senyum. "Masih sekolah gak?," tanya Indra lagi. "Sudah tidak sekolah lagi," jawab Calvin dengan polos.

Atas penjelasan dari Calvin, Indra bersama istri meminta kepada kerabat yang ikut mendampinginya untuk bisa memberikan semangat agar bisa melanjutkan sekolahnya.

Kepada kerabat ketiga bocah kakak beradik itu, Indra bersama Maryatun, siap menjadikan orang tua asuh bagi mereka. Bahkan, keduanya juga siap memberikan kebutuhan perlengkapan sekolah, uang saku dan bulanan serta untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

"Tolong ya bu, beri mereka semangat agar tetap sekolah. Nanti ibu bisa datang ke rumah saya disamping Polres Brebes, atau juga bisa datang ke pangkalan gas elpiji di Desa Siandong, Kecamatan Wanasari. Ibu tahu kan?," timpal Maryatun kepada kerabat ketiga bocah kakak beradik itu.

Usai berbincang-bincang, Indra bersama istrinya, selain memberikan bantuan sejumlah makanan dan susu kaleng, juga memberikan uang santunan kepada mereka.

Namun sebelumnya, Indra berharap kepada warga lainnya untuk ikut serta peduli atas kondisi yang menimpa ketiga bocah kakak beradik tersebut. Apalagi mereka masih usia anak-anak, sehingga masih sangat dibutuhkan perhatian yang tinggi.

"Bahkan ketiga bocah kakak beradik ini juga ada yang putus sekolah dan masih ada juga yang sekolah, tapi bingung karena keadaan yang menimpanya. Bagaimanapun juga mereka adalah generasi penurus bangsa yang harus diperhatikan bersama," pungkas Indra.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita