Senin, 19/04/2010, 15:56:00
Koalisi Tujuh Parpol Usung Pasangan Almas
AZ-Agus Zahid

Koalisi tujuh Parpol melakukan deklarasi mendukung Pasangan Almas di Alun-alun Nusantara Kota Pekalongan. (FT: Agus Zahid)

PanturaNews (Pekalongan) - Koalisi tujuh partai politik (Parpol) di Kota Pekalongan, Senin 19 Maret 2010 siang resmi mendukung pasangan bakal calon (balon) Walikota (Walkot) dan Wakil Walikota (Wawalkot) Abu Almafachir dan Masrof (Almas) untuk mememangkan Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) di Kota Batik 16 Juni 2010 mendatang. Tujuh Parpol yakni PDI Perjuangan, PKNU, PAN, PKB, Gerinda, PPP dan Partai Demokrat secara resmi mendeklarasikan mengusung pasangan Almas.

Mantan Wakil Walikota Pekalongan, Abu Almafachir dan Sekda Kota Pekalongan, Masrof masing-masing sebagai calon Walkot dan Wawalkot Kota Pekalongan Periode 2010-2015. Deklarasi tersebut di gelar di Alun-alun Eks-Kabupaten Pekalongan Jalan Nusantara Kota Pekalongan, dihadiri seluruh Ketua Parpol yang tergabung dalam koalisi.

Ketua Koalisi Parpol Pendukung Pasangan Almas (Almafachir dan Masrof), Drs Kharifkhin menyatakan, dukungan Koalisi Parpol pasanganga Almas disebabkan karena pihaknya ingin mempunyai pimpinan daerah yang lebih baik, agamis, komunikatif dan jujur. Pihaknya menilai, pasangan Almas mampu menjaga amanat yang telah diberikan oleh koalisi, maupun masyarakat untuk menjadi pimpinan sebagai mana kreteria.

"Kami mendukung Almas karena ingin menjadikan Kota Pekalongan lebih baik. Kami siap berjuang mati-matian demi suksesnya pasangan Almas, kalau tidak sukses kami jelas akan malu," ujar Kharifkhin.

Kharifkhin juga optimis jika pasangan yang diusungnya mampu memenangkan Pemilukada Kota Pekalongan, karena diusung oleh mayoritas Parpol yang ada di Kota Batik dan mempunyai dukungan politik terbanyak di dewan. Partai Koalisi Parpol yang mendeklarasikan H Abu Almafachir menjadi Walikota Pekalongan dan Masrof sebagai Wakil Walikota periode 2010-2015 adalah PKNU, PDI Perjuangan, PAN, PKB, Gerinda, PPP dan Partai Demokrat.

Ketujuh Parpol sudah melakukan kesepakatan dan berkomitmen dengan Abu Almafachir untuk membangun Kota Pekalongan lebih baik dimasa yang akan datang. "Jumlah kursi di dewan mencapai 20 kursi dari jumlah keseluruhan kursi di dewan 30 kursi. Jadi secara matematis kita sudah unggul, kita akan menang," tandas Kharifkhin.

Sementara Abu Almafachir ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya siap menjadi Walikota Pekalongan periode 2010-2015 karena telah mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat dan juga dari Koalisi Parpol di Kota Pekalongan. Pihaknya juga telah mempersiapkan visi-misi untuk membangun Kota Pekalongan yang lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya. "Kami siap menjadi Walikota Pekalongan periode 2010-2015," tegasnya.

Mafachir ingin membangun Kota Pekalongan yang lebih sejahtera, demokratis dan agamis serta transparan, sehingga masyarakat Kota Pekalongan lebih sejahtera di masa yang akan datang. Pihaknya selama menjadi Wakil Walikota kurang sependapat dengan Walikota, karena tidak mempunyai kewenangan sehingga sering berdiam diri. "Kami juga mohon maaf kepada teman media, kalau selama ini saya pelit dalam memberikan informasi," lanjut dia.

Sementara Masrof mengemukakan, dirinya siap dipecat dari jabatan Sekda Kota Pekalongan demi mendukung calon Walikota Kota Abu Almafachir. Karena Masrof menilai jika Almafachir lebih baik dari Walikota yang sekarang dari segi kejujuran dan transparansinya.

"Saya siap dipecat dari Sekda, karena saya sudah berkomitmen dengan Abu Almafachir, saya akan jujur, kalau saya ditanya rumah sakit siapa yang membangun, akan saya katakana kepada rakyat bukan atas nama perseorangan. Sebab saat ini rakyat banyak yang dikelabuhi tentang pembangunan rumah sakit, terbukti mereka jika menanyakan rumah sakit seolah-olah milik salah satu penguasa," beber Masrof.

Perlu diketahui, usai deklarasi, pasangan Almas langsung melakukan longmarch menuju ke Kantor KPUD Kota Pekalongan di Jalan Sriwijaya untuk melakukan pendaftaran secara resmi, sebagai Bakal Calon Pasangan Walkot dan Wawalkot Pekalongan periode 2010-2015.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita