Tasyakuran peringatan hari jadi LP3BP Brebes ke-9 di Kelurahan Pasarbatang (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Sebagai bentuk keprihatinan terhadap bencana asap yang tak kunjung selesai di beberapa wilayah Indonesia, puluhan abang becak yang tergabung dalam Lembaga Peduli Para Pengemudi Becak dan Pemilik (LP3BP) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar doa bersama atas terjadinya bencana asap tersebut, Sabtu 10 Oktober 2015 malam.
Doa bersama itu digelar bersamaan dengan acara tasyakuran peringatan hari jadi LP3BP Kabupaten Brebes ke-9, di halaman rumah salah satu warga, di Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama para abang becak. Mereka juga disuguhkan hiburan nonton film layar tancap yang saat ini semakin langka semalam suntuk.
Koordinator Kegiatan PL3BP Brebes, Yasin mengatakan, meski di Brebes tidak merasakan dampak bencana asap yang terjadi di Kalimantan dan Sumetera, tetapi sebagai sesama Bangsa Indonesia merasa prihatin.
"Meski kami dari masyarakat kecil, tetapi kami ikut prihatin dengan adanya bencana asap itu. Karenanya, kami secara spontan ikut berdoa agar musibah bencana asap cepat tertangani," ujarnya.
Dia menjelaskan, LP3BP Brebes saat ini beranggotakan sebanyak 1,773 orang. Mereka tersebar di 13 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Aktivitas LP3BP semala ini meliputi kegiatan sosial dan upaya peningkatan kesejahteraan bagi anggotannya.
"Keberadaan lembaga kami ini sebagai wadah bagi para abang becak yang selama ini kurang mendapat perhatian. Melalui lembaga kami ini diharapkan kesejahteraan abang becak juga bisa meningkat dengan berbagai kegiatan produktif," pungkasnya.