Salah satu peserta pawai sedang beratraksi di depan panggung kehormatan, saat berlangsung pawai hari jadi ke-430 Kota Tegal, Rabu 14 April 2010. (FT: Yerry Novel)
PanturaNews (Tegal) – Pawai hari jadi ke-430 Kota Tegal yang juga sekalian pawai HUT RI, Rabu 14 April 2010 lebih menarik dan penuh kreasi. Pasalnya, peserta pawai tidak diperbolehkan memakai baju seragam. Peserta diwajibkan memakai pakaian bebas yang unik dan kreatif. Hal itu disampaikan Ketua panitia pawia, Drs Khaerul Huda, di sela-sela pawai.
“Supaya ada kreatifitasnya, jadi tidak monoton seperti tahun tahun sebelumnya. Sekalian untuk menguji ketrampilan peserta pawai,” ujar Khaerul.
Dijelaskan, pawai bertajuk ‘Tegal Bersih’ ini, selain untuk memperingati hari jadi ke-430 Kota Tegal juga untuk memperingati HUT RI Ke 65. Sengaja diajukan bulan April, karena bulan Agustus mendatang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
“Rencana, selama tiga tahun kedepan, karnafal HUT RI, akan selalu digabung dengan HUT Kota Tegal. Karena, selama tiga tahun itu, selalu bertepatan dengan bulan puasa,” katanya.
Pawai, diikuti 50 peserta pejalan kaki, 19 grup marching band, 2 grup calung, 1 barongsai dan 53 kendaraan hias. Mereka akan dinilai oleh tim penilai yang disebar di sepanjang jalan, terutama kreatifitasnya. “Juara 1 akan mendapatkan uang pembinaan, ditambah tropi dan piagam. Juara 2 dan 3, hanya mendapatkan tropi dan piagam saja,” terang Khaerul
Lebih lanjut kata Khaerul, hadiah akan diserahkan pada malam resepsi tanggal 25 April malam di Pendopo Ki Gede Sebayu, dengan bintang tamu artis lawak, Sule dan kawan-kawan.
Pawai mulai pukul 13.00 wib dengan start di alun alun melewati Jalan Pancasila, Kol Sudiarto, Slamet Riyadi, Veteran, Ahmad Yani dengan panggung kehormatan di depan Pasar Pagi, Jalan Ahmad Yani, sedangkan finish di Jalan Kartini.