Senin, 07/09/2015, 08:13:17
Warga Heboh, Ditemukan Bayi di Depan Pintu Rumah
-Laporan Takwo Heriyanto

Bayi malang yang ditemukan di depan pintu rumah warga kini dirawat di RSUD Brebes (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Seorang bayi laki-laki ditemukan tergeletak di depan pintu rumah seorang warga, di Jalan Kota Baru Raya, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 7 September 2015 dini hari. Penemuan bayi yang diperkirakan baru berumur satu minggu itu, membuat heboh warga sekitar. Bayi yang kini dirawat di RSUD Brebes tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuannya.

Informasi di lapangan menyebutkan, bayi ditemukan sekitar pukul 02.45 di depan pintu rumah milik anggota Satlantas Polres Brebes, Aiput Triyono Raharjo, di Jalan Kota Baru Raya, Kelurahan Brebes. Kali pertama bayi ditemukan, pemilik rumah saat hendak berangkat tugas piket pengamanan pemberangkatan Haji di Islamik Senter Brebes.

Saat ditemukan, bayi tergeletak di dalam tas besar berwarna pink dengan corak hitam. Di sampingnya juga ditemukan tas berisi pakaian dan perlengkapan bayi lainnya. Atas temuan tersebut pemilik rumah langsung melaporkan ke Polsek Brebes, dan bayi dibawa ke RSUD Brebes untuk dilakukan perawatan.

"Kami menerima bayi yang ditemukan itu sekitar pukul 03.30. Saat ini bayi masih dirawat di Bangsal Perinatologi RSUD Brebes," ujar Direktur RSUD Brebes, dr Oo Suprana saat ditemui di ruang kerjanya.

Dia mengatakan, hasil pemeriksaan kondisi bayi sangat sehat. Berat badan mencapai 3,765 kg, dan panjang badan 51 sentimeter. Sementara ini pihak RSUD memberikan perawatan hingga diketahui orang tuannya, atau ada keluarga yang akan mengambilnya untuk diadopsi.

"Usia bayi ini saya perkirakan baru satu minggu. Bahkan pusar bayi juga sudah lepas," terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bagi masyarakat yang berencana mengadopsi bayi tersebut, pihaknya mempersilahkan untuk berhubungan langsung dengan Dinas Sosial dan Polsek Brebes. Sebab, lembaga itu yang mempunyai kewenangan. Sedangkan RSUD hanya sebatas merawat sementara.

"Kalau ada warga yang mau mengadopsi bayi ini, silahkan menghubungi dinas sosial dan Polsek, karena ini sudah menjadi prosedurnya," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita